Mendag: Konsumsi Masih Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 19 Des 2025, 01:10 WIB

Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan konsumsi masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional, dengan perdagangan dalam negeri terus memainkan peran sentral dalam menjaga stabilitas di tengah dinamika konsumsi masyarakat yang bergerak cepat.

“Struktur produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada triwulan III 2025 dibandingkan triwulan II 2025 masih didominasi pengeluaran konsumsi rumah tangga yang mencakup lebih dari separuh PDB, yakni sebesar 53,14 persen,” kata Budi dalam pembukaan Bina Indonesia Great Sale 2025 di Jakarta, Kamis (18/12).

Ket. Foto: Budi Santoso Menteri Perdagangan - Pertumbuhan perdagangan dalam negeri selama ini tidak terlepas dari peran nyata para pelaku industri ritel — Sumber: antara

Seperti dikutip dari Antara, Budi menjelaskan, konsumsi masyarakat juga terus meningkat, tercermin dari indeks penjualan riil yang tumbuh 4,3 persen secara tahunan (yoy).

Menurut Budi, capaian ini didukung oleh terjaganya pasar dalam negeri melalui pengamanan pasokan dan stabilisasi harga.

Mendag menjelaskan bahwa lebih dari separuh PDB nasional ditopang oleh konsumsi domestik. Oleh karena itu, menjaga daya beli masyarakat menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

Menurutnya, berbagai langkah telah ditempuh untuk mendukung konsumsi, mulai dari pengendalian inflasi, penguatan distribusi pangan, hingga perlindungan konsumen. Selain itu, pengawasan harga dan pasokan terus diperketat, terutama menjelang periode dengan potensi lonjakan permintaan.

“Pertumbuhan perdagangan dalam negeri selama ini tidak terlepas dari peran nyata para pelaku industri ritel,” ujarnya.

Budi juga menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) triwulan III 2025 menunjukkan kinerja kuat sektor ritel dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,04 persen. Indeks penjualan eceran riil naik 4,67 persen, sementara transaksi e-retail dan marketplace tumbuh 6,19 persen.

Beri Diskon

Lebih lanjut, Budi mengapresiasi konsistensi Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) bersama Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dalam menyelenggarakan program belanja nasional sepanjang 2025 yang terbukti mendorong konsumsi masyarakat.

Dengan hadirnya Bina Indonesia Great Sale 2025, Budi berharap konsumsi masyarakat tetap terjaga, penjualan ritel meningkat, produk UMKM semakin dikenal luas, serta wisata belanja menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan mancanegara.

Pusat perbelanjaan atau mal di Indonesia kembali menghadirkan program belanja besar-besaran untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Bina Indonesia Great Sale 2025, yang menawarkan potongan harga hingga 80 persen.

Program Bina Indonesia Great Sale 2025 yang dibuka Menteri Perdagangan Budi Santoso di Jakarta, Kamis, berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dan diikuti sekitar 380 peritel dari 412 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia.

"Menjelang Natal dan Tahun Baru, pasokan barang terjaga, harga stabil, dan masyarakat bisa menikmati pengalaman belanja yang lebih baik," ujarnya.

Sejauh ini, program belanja nasional pada 2025 mencatat transaksi 272,39 triliun rupiah melalui berbagai agenda seperti Bina Diskon Lebaran, Merdeka Madness, Holiday Sale, Indonesia Shopping Festival, dan Bina HBD Indonesia.

Dengan hadirnya Bina Indonesia Great Sale 2025, Budi berharap konsumsi masyarakat tetap terjaga, penjualan ritel meningkat, produk UMKM semakin dikenal, serta wisata belanja menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

Dampak ini diharapkan memberi dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional di pengujung tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan Bina Indonesia Great Sale 2025 hadir untuk mendorong masyarakat belanja di dalam negeri.

Selain diskon besar, wisatawan mancanegara juga mendapat tambahan potongan khusus sebesar 11 dollar AS melalui fasilitas tax refund.

Hippindo menargetkan program ini dapat mencatatkan transaksi hingga 30 triliun rupiah selama periode berlangsung. YK/and

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.