Investasi Penting untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Senin, 04 Mei 2026, 01:20 WIB

JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menilai, investasi yang dilakukan para pemilik modal menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dia mengatakan ini usai meresmikan sebuah hotel di Jakarta, akhir pekan kemarin.

“Mengusung nuansa budaya Betawi, hotel ini diharapkan menjadi etalase budaya yang memperkenalkan identitas Jakarta secara autentik,” ujarnya. Jadi, hotel tidak hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga ruang promosi budaya dan produk lokal. Gubernur berharap Mercure mampu memberikan pelayanan terbaik serta berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan penguatan ekonomi Jakarta. “Semoga kehadiran hotel ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan pertumbuhan kota,” tandasnya.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meresmikan Hotel Mercure Jakarta Grogol di kawasan Grogol Petamburan di Jakarta, Sabtu (2/5). — Sumber: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta

Pramono Anung berharap kehadiran hotel bertaraf internasional yang dikelola Accor ini dapat memperkuat sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta. “Semoga kehadiran hotel ini memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi Jakarta,” ujarnya.

Hotel semestinya tidak hanya menghadirkan layanan penginapan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Kerja sama dengan UMKM setempat akan terus dikembangkan agar manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Lokasi hotel yang strategis dinilai menjadi nilai tambah sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis. Selain itu, kehadiran Mercure turut memperkuat posisi Jakarta sebagai kota bisnis dan destinasi wisata yang kompetitif.

Gubernur Pramono juga mengapresiasi Sun Motor selaku investor dan Accor sebagai operator atas kontribusinya dalam mengembangkan sektor hospitality di Ibu Kota.

Lebaran Betawi

Budaya Betawi tak hanya hadir di hotel-hotel, tetapi benar-benar dirayakan warga Jakarta. Misalnya, Lebaran Betawi Tahun 2026 yang digelar di eks Lapangan Vosara, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, berlangsung meriah. Lebarankali ini melibatkan sebanyak 60 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin, menyatakan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya Betawi tetap menjadi perekat sosial di tengah dinamika kehidupan perkotaan. “Saya mengapresiasi panitia dan masyarakat Ciganjur yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini dengan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.

Mukhlisin menjelaskan, terdapat tiga hal penting dalam kegiatan tersebut. Pertama, pelestarian budaya sebagai identitas yang tetap eksis di tengah modernitas. Kedua, budaya sebagai penggerak ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Ketiga, budaya sebagai sarana mempererat silaturahmi tanpa memandang perbedaan agama maupun wilayah.

“Mari jadikan acara ini untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur Betawi, seperti gotong royong, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan. Sehingga, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” terangnya.

Sementara itu, Lurah Ciganjur, Saifullah Waliulu, menambahkan, kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya Betawi, mempererat tali silaturahmi antarwarga dan tokoh masyarakat, serta memperkokoh persatuan. “Melalui acara ini warga dapat berkumpul, bersuka cita, sekaligus berdagang. Manfaat kegiatan ini sangat dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam acara yang berlangsung selama satu hari tersebut, melibatkan 60 pelaku UMKM, baik dari unsur masyarakat maupun Jakpreneur yang menjajakan berbagai produk mulai dari kuliner hingga kriya. “Panitia juga menghadirkan beragam hiburan, seperti talkshow, senam bersama, lomba-lomba, serta penampilan musik dan tari Betawi,” ucapnya.

Saifullah tak lupa mengajak warga kapan pun dan di mana pun untu menjaga kebersihan lingkungan, antara lain dengan membuang sampah pada tempatnya. Jangan membuang sampah sembarangan. “Mari jaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan rapi,” ajaknya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.