Senandung Anak Bangsa: Ajang Adu Kreativitas Pelajar Sekolah Rakyat
Kamis, 18 Des 2025, 22:45 WIBMalang - Ratusan pelajar Sekolah Rakyat berasal dari sejumlah daerah di Indonesia beradu kreativitas bidang kesenian melalui Festival Senandung Anak Bangsa 2025 diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Batu, Jawa Timur, Kamis.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 3 dan 20 Sekolah Rakyat Kementerian Sosial (Kemensos) Riswan di Kota Batu, mengatakan Festival Senandung Anak 2025 sebagai wadah pelajar Sekolah Rakyat menggapai cita-citanya sehingga mereka bisa lepas dari kemiskinan.
"Peserta kurang lebih 300-400 orang. Senandung Anak Bangsa diharapkan mereka dapat mewujudkan cita-cita melalui minat yang positif dan tentunya poin penting adalah memutus mata rantai kemiskinan dari orang tuanya," katanya.
Ratusan peserta berasal dari 17 di antara 18 Sekolah Rakyat di bawah naungan PPK Wilayah 3 dan 20.
Satu Sekolah Rakyat tidak bisa bergabung dalam acara kali ini, karena berlokasi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara yang menjadi daerah terdampak banjir dan tanah longsor.
Salah satu ajang kreativitas berkesenian yang dihadirkan berupa kompetisi paduan suara dan solo vokal, selain hadrah dan kaligrafi.
"Karena di seluruh Sekolah Rakyat yang ada di bawah PPK 3 dan 20, itu menjadi ekstrakurikuler yang selama ini mereka ikuti," ujarnya.
Dia menyebut rangkaian ajang kesenian di dalam Festival Senandung Anak Bangsa 2025Â berjalan dengan baik dan lancar. Antusiasme peserta melampaui ekspektasi panitia.
"Harapan kami ini bisa menjadi prototipe untuk tahun-tahun berikutnya," kata dia.
Perwakilan grup paduan suara berasal dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 29 Jayapura, Papua, Queen Sabattini Sasarari mengungkapkan bahagia bisa ambil bagian sebagai peserta Festival Senandung Anak Bangsa 2025, lantaran bisa mendapatkan dan mengenal teman-teman baru berasal dari beberapa daerah di Indonesia.
Bahkan, kata dia, festival ini menjadi wadah meningkatkan kesadaran pemuda terhadap keberagaman budaya tanah air.
"Di sini tidak ada yang membeda-beda, semuanya sama. Kita sama-sama masyarakat Indonesia," katanya.
Bagi pelajar kelas 1 SRMA ini, keikutsertaan dalam Festival Senandung Anak Bangsa 2025 menjadi yang perdana sehingga sempat memunculkan grogi ketika akan tampil.
Namun, ia mengakui kendala itu bisa diatasi bersama dengan teman-teman satu grup paduan suara karena mengingat perjuangan dilakukan untuk mempersiapkan penampilan pada agenda kali ini.
"Latihan sejak September, satu bulannya empat kali. Siap juara," katanya.
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI Jakarta Beri Keringanan Bayar PBB-P2 2026 Mulai April
-
Danrem 023/KS Pimpin Pembukaan Akses Jalan Longsor di Tapanuli Tengah
-
BGN Akan Terapkan SOP Ketat di Dapur Program MBG
-
Mensos Sebut 32 Ribuan Siswa Kurang Mampu Masuk Sekolah Rakyat Tahun Ini
-
Harga Emas Antam, Kamis (08/1), Turun Rp14.000 ke Angka Rp2,57 Juta/Gram
-
Palu Matangkan Pengikisan Kekerdilan dengan Intervensi Langsung
-
ITSEC Asia Rilis IntelliBron Aman Enterprise, Perluas Akses Keamanan Siber Mobile
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.