KAI Siaga Penuh Nataru, Ribuan Personel Amankan Jalur Rawan Kereta
📅 Kamis, 18 Des 2025, 19:58 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperketat pengamanan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan menyiagakan lebih dari 2.300 personel gabungan serta melakukan pengawasan ketat di puluhan titik rawan jalur rel di Jawa dan Sumatra.
Direktur Operasi PT KAI, Awan Hermawan Purwadinata menegaskan bahwa seluruh lini di wilayah Jawa dan Sumatra telah dalam posisi siap tempur untuk mengawal pergerakan masyarakat yang diprediksi melonjak mulai hari ini.
"Angkutan Nataru kita mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Kita semua sudah siap, serentak seluruh Jawa-Sumatra. Perjalanan selama 18 hari Nataru, terdapat 392 KA dengan 52 KA tambahan, di mana 2 di Sumatra," ujar Awan di Kompleks Daop 2 Bandung, Kamis.
KAI memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan dengan menerjunkan kekuatan penuh yang melibatkan unsur eksternal dari TNI dan Polri.
Pasukan yang digelar secara simbolis dengan apel di Daop 2 Bandung, fokusnya tidak hanya pada stasiun, tetapi juga pada keandalan infrastruktur fisik kereta api.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Petugas keamanan ada 2.300-an dari segala lini. Totalnya 2.392, ada penjaga pintu perlintasan, OTC, K2 termasuk cuci kereta kita siapkan," kata Awan.
Secara spesifik, wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menjadi salah satu titik perhatian utama mengingat profil geografis jalurnya yang menantang.
EVP Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan puluhan lokasi yang memerlukan pengawasan melekat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk Daop 2 Bandung, kita menerjunkan 1.800 petugas. Kita menambah sekitar 130-an khusus penjaga daerah rawan, pintu perlintasan, di mana terdapat 53 daerah rawan di Daop 2," kata Hendra.
Penebalan personel di 53 titik rawan ini menjadi prioritas guna memitigasi potensi gangguan alam maupun teknis demi menjamin kelancaran 15.962 kursi yang disediakan setiap harinya di wilayah Bandung, atau total 287.316 tempat duduk selama periode tersebut.
Terkait progres penjualan tiket, Hendra menyebut masyarakat cenderung masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan, meski grafik peningkatan sudah mulai terlihat di penghujung tahun.
"Secara keseluruhan sudah terjual 46 ribu lebih. Lonjakan diperkirakan di tanggal 30-an, kita targetkan 5.020 tiket terjual tahun ini," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!