Bogasari Next Baker 2025, Dorong Siswa SMK Tata Boga Jadi Baker Muda Berdaya Saing

Selasa, 16 Des 2025, 20:45 WIB

JAKARTA - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kini tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Banyak lulusan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini justru melirik dan melanjutkan jenjang pendidikan ke SMK, karena SMK berfokus pada lulusan yang siap kerja, mandiri, inovatif, dan berdaya saing global dengan penguatan di sektor ketrampilan digital (AI siber), kejuruan maritim, pertanian, pariwisata, dan industri kreatif. 

Hal inilah yang kemudian ditangkap oleh Bogasari dengan mengadakan Bogasari Next Baker 2025 yang bukan hanya sekadar kompetisi baking, melainkan gerakan untuk melahirkan generasi baker muda yang akan membawa inovasi baru bagi dunia kuliner Indonesia.

Ket. Foto: Kegiatan Bogasari Next Baker 2025. Program ini hadir sebagai ajang pengembangan bakat siswa SMK Tata Boga dari berbagai daerah di Jawa. Lebih dari sekadar kompetisi baking, program ini menjadi wadah edukasi, inovasi, dan persiapan generasi baker muda menuju industri kuliner profesional. — Sumber: IST

Widya Triyanti selaku Junior Marketing Manager Bogasari mengatakan Next Baker 2025 merupakan program Bogasari untuk di industri baking jadi kami hadir bukan hanya di pelaku industri baking tapi untuk mereka yang masih belajar di industri tata boga dan ini sebagai wahana mereka berkompetisi dan melihat gambaran masa depan bila kerja di industri baking seperti apa. 

"Kompetisi ini merupakan pengembangan dari kegiatan sebelumnya terakhir 2017 dengan nama (LCKR) Lomba Cipta Kreasi Resep di tingkat SMK Tata Boga, sedangkan di Bogasari Next Baker kali ini pemenangnya akan jadi baker representasi selama setahun kedepan dan kita punya kegiatan baking demo dari tingkat pelajar dan industri baking," ditemui saat Grand Final Next Baker 2025, di Jakarta pada hari Jumat (12/12).

Setiap generasi butuh panggung untuk bersinar sekarang. Banyak siswa SMK Tata Boga punya bakat luar biasa, tapi belum semua punya wadah untuk menunjukkan kreativitas mereka dan menghubungkannya dengan dunia nyata.

"Bogasari ingin mengubah semangat dan ide segar anak muda ini menjadi karya nyata. Mengambil tema "Dunia Terigu Bogasari", Bogasari sebagai produsen tepung terigu terbesar di Indonesia, hadir sebagai mentor, sahabat, dan pendukung perjalanan para baker muda dalam mengembangkan bakat dan mewujudkan mimpi mereka," tambah Widya. 

Pusat pelatihan dan edukasi Bogasari yakni Bogasari Baking Center (BBC) secara penuh mendukung Bogasari Next Baker 2025, karena event ini tidak hanya menjadi kompetisi, tapi juga sekolah singkat yang berkelas nasional, di mana siswa SMK bisa belajar langsung dari ahlinya.

Sedangkan Presiden Indonesia Pastry Alliance (IPA), Rahmat Kusnadi menilai kegiatan kompetisi bakery seperti Bogasari Next Baker jadi bukti nyata kepedulian dunia industri terhadap masa depan generasi muda Indonesia, khususnya di sektor bakery yang terus berkembang.

“Kalau kita melihat acara ini, benar-benar bagus. Ini bentuk kepedulian dunia industri, salah satunya Bogasari sebagai industri tepung terigu terbesar di Indonesia. Kompetisi ini bukan sekadar ajang adu kemampuan, melainkan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan menyiapkan diri menjadi the next baker Indonesia, ungkapnya. 

Untuk target pesertanya merupakan para siswa/i SMK PK jurusan Tata Boga di area Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.  Hal ini menunjukkan komitmen Bogasari dalam mendukung kreativitas, pendidikan, dan kewirausahaan di bidang kuliner. Selain itu juga menguatkan citra Bogasari menjadi pilihan utama para baker, serta memperluas visibilitas brand di seluruh area Jawa melalui aktivitas on-ground & digital. 

Bogasari Next Baker 2025 adalah wadah bagi generasi muda untuk berkreasi, berinovasi, dan melangkah menuju masa depan. Dari program ini diharapkan lahir juara-juara baru yang siap mewarnai dunia baking Indonesia.

Untuk kompetensi Bogasari Next Baker 2025 sendiri dibagi menjadi tiga fase yakni, fase 1 merupakan registrasi & video submission peserta yakni tanggal 25 November - 5 Desember 2025, fase ke 2 Best Region tanggal 7,8 & 9 Desember 2025 dan ke 3 Grand Final tanggal 12 Desember 2025.

Pesertanya pun merupakan siswa/ siswi SMK dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah & Jawa Timur, dengan para juri Grand Final yang berkompeten yakni Chef Rahmat Kusnedi - Indonesia Pastry Alliance, Chef Arief Maulana - Indonesian Pastry Bakery Society dan Chef Triana Murdiastanti - Bogasari Baking Center. Terkumpul 72 Group, 47 SMK dan 63 Video dari seluruh peserta. 

Berikut ini pemenang Grand Final Next Baker 2025 sekaligus Pemenang dari masing masing Best Region:

(Juara 1) SMK Negeri 4 Surakarta Jawa Tengah, yakni Faatiha Salma Nadhifah, Muhammad Rafi Musthofa dan Shallomita Yorgen Bainkabel dengan guru pembimbing yakni Erfin Dwi Priana, M.Pd.

(Juara 2) SMK Negeri 3 Cimahi Jawa Barat, yakni Ariny Ayu Andzany, Mayma Lutfiana dan Muhammad Raffael Maulana.

(Juara 3) SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Jawa Timur yakni Muhammad Fauzan Abidin, Putra Bayu Pratama dan Ghosyam Akhmed Alkarim.

(Juara Favorit) SMK Negeri 57 Jakarta, yakni Ratu Bungas, Tatia Prasetyo dan Keyla Ayundya Sekar Sari. 

Satu tim yang terdiri dari 3 orang siswa siswi SMK ini harus membuat:

1. Cookies/kue kering lebaran dengan bahan dasar terigu Kunci Biru Bogasari. 

2. ⁠Kue oleh-oleh (Travel Cake) dengan bahan dasar terigu Segitiga Biru Bogasari. 

3. ⁠Kudapan asin/manis dengan bahan dasar terigu Lencana Merah Bogasari. 

Pemenang lomba Bogasari Next Baker 2025 akan memperebutkan total hadiah 30 juta rupiah dan sertifikat. 

  • siswa SMK
  • Bogasari Next Baker 2025
  • baker
  • tata boga

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.