Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Menempati Posisi Kedua di Klasemen Medali SEA Games 2025, Erick Thohir Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak

📅 Selasa, 16 Des 2025, 00:50 WIB | Oleh:
Indonesia Menempati Posisi Kedua di Klasemen Medali SEA Games 2025, Erick Thohir Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak Doc: Bola

JAKARTA - Indonesia menunjukkan performa impresif di SEA Games 2025 Thailand. Hingga Senin (15/12) malam, kontingen Merah Putih berhasil mengumpulkan 52 medali emas, 65 perak, dan 68 perunggu, menempatkan Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memberikan apresiasi atas kekompakan seluruh stakeholder olahraga yang terlibat langsung dalam mendukung para atlet. Menpora Erick menekankan pentingnya kolaborasi antara KOI, CdM, cabor, dan para pelatih untuk mencapai hasil maksimal.

"Kalau mau berhasil, kita harus kompak, jangan jalan sendiri-sendiri. Sampai saat ini, prestasi yang sudah ada membuktikan kerja keras semua pihak," ujar Menpora Erick saat konferensi pers di Rumah Indonesia. Ia juga menekankan peran ketua cabor yang selalu hadir mendukung atlet di lapangan, menegaskan bahwa kerja sama dan solidaritas menjadi kunci keberhasilan.

Selain itu, Menpora Erick menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto yang selalu memotivasi para atlet untuk memberikan yang terbaik di setiap cabang olahraga. Presiden bahkan menekankan bahwa prestasi olahraga yang meningkat mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang memiliki daya juang tinggi.

Tidak hanya memberikan apresiasi moral, Presiden Prabowo juga menyiapkan penghargaan berupa bonus Rp 1 miliar bagi atlet berprestasi, serta mendorong program jangka panjang termasuk pengelolaan dana pensiun atlet, sebagai bentuk perhatian terhadap masa depan mereka.

Sementara itu, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Menpora Erick, CdM, dan seluruh atlet yang telah berjuang keras di SEA Games 2025. Menurut Raja Sapta, meski posisi kedua merupakan kabar membanggakan, seluruh pihak tidak boleh terlena dan harus terus berjuang hingga kompetisi selesai.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras, koordinasi, dan dukungan dari semua pihak mampu membawa Indonesia menorehkan hasil maksimal di ajang olahraga bergengsi tingkat Asia Tenggara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.