Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia akan Perketat UU Kepemilikan Senjata Api

📅 Selasa, 16 Des 2025, 02:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia akan Perketat UU Kepemilikan Senjata Api Doc: AFP/Saeed KHAN
Ket. Beri Penghormatan l Warga yang berduka cita berkumpul di depan Bondi Pavillion untuk mengenang dan memberi penghormatan bagi korban serangan teror penembakan massal di Bondi Beach, Australia, pada Senin (15/12) malam. Aksi teror ini dilaporkan telah menewaskan 15 orang.

SYDNEY - Para pemimpin Australia pada Senin (15/12) sepakat untuk memperketat undang-undang kepemilikan senjata api setelah terjadi­nya aksi penembakan massal terburuk di negara itu dalam hampir tiga dekade ter­akhir, di mana seorang ayah dan anak melepaskan tembakan di sebuah festival Hanukkah di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang termasuk seorang anak.

Dua penembak tersebut menembaki kerumunan orang yang memadati pantai Sydney untuk memulai perayaan Hanukkah pada Minggu (14/12) malam, menyebabkan orang-orang berhamburan panik di seluruh kawasan wisata tersebut.

Seorang gadis berusia 10 tahun, seorang penyintas holokaus, dan seorang rabi setempat termasuk di antara mereka yang tewas, sementara 42 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan luka tembak dan cedera lainnya.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengadakan pertemuan para pemimpin negara bagian dan wilayah Australia sebagai tanggapan, dan mereka sepakat untuk memperkuat undang-undang kepemilikan senjata api di seluruh negara.

“Mereka telah sepakat untuk meneliti cara-cara untuk meningkatkan pemeriksaan latar belakang bagi pemilik senjata api, melarang warga negara asing memperoleh izin senjata api, dan membatasi jenis senjata yang legal,” ungkap kantor PM Albanese.

Penembakan massal jarang terjadi di Australia sejak seorang pria bersenjata tunggal menewaskan 35 orang di kota wisata Port Arthur pada tahun 1996. Pembantaian itu memicu reformasi besar-besaran yang untuk waktu yang lama dianggap sebagai standar emas di seluruh dunia.

Namun, penembakan pada Minggu telah menimbulkan pertanyaan baru tentang bagaimana pelaku ayah dan anak tersebut, yang menurut laporan lembaga penyiaran publik ABC kemungkinan memiliki hubungan dengan kelompok ISIS, bisa memperoleh senjata tersebut.

Australia berduka atas banyaknya korban yang tewas dalam aksi teror itu dengan mengibarkan bendera setengah tiang. Dan di Bondi Beach pada Senin malam, kerumunan orang berkumpul untuk berduka dan bernyanyi sebagai penghormatan kepada para korban.

Selidiki Motif

Hingga berita ini ditulis pada Senin malam, pihak polisi Australia masih menyelidiki motif penembakan tersebut, meskipun pihak berwenang mengatakan bahwa jelas sekali penembakan itu dirancang untuk menabur teror di kalangan Yahudi di negeri Kanguru tersebut.

PM Albanese menyebut aksi penembakan massal itu sebagai tindakan kejahatan murni, tindakan antise­mitisme, tindakan terorisme di Tanah Air.

Karena khawatir akan pembalasan, polisi sejauh ini menghindari pertanyaan tentang agama atau motivasi ideologis para penyerang. Apalagi disinformasi menyebar dengan cepat secara daring setelah serangan tersebut, sebagian di antaranya menargetkan ­imigran dan komunitas Muslim. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
    Goblok. Orderan saja ga pernah dikasih jika ga ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pos Polisi Lalu Lintas Marg...
Luar Negeri
Kota Wina Digugat soal Tari...
Luar Negeri
Krisis Air Makin Parah! War...
Olahraga
Drama 6 Gol! AC Milan Menan...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.