Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wah! Pasal Apa WAKO Deportasi Manajer Kickboxing Indonesia Rosi Nurasjati? Ungkap Alami Intimidasi

📅 Senin, 15 Des 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Wah! Pasal Apa WAKO Deportasi Manajer Kickboxing Indonesia Rosi Nurasjati? Ungkap Alami Intimidasi Doc: ANTARA/Istimewa
Ket. Manajer kickboxing Indonesia Rosi Nurasjati saat dihadang oleh pihak kepolisian Thailand, Minggu (14/12). Rosi Nurasjati dideportasi oleh WAKO (Konfederasi Kickboxing Asia) saat tengah menemani tim kickboxing Indonesia di SEA Games Thailand 2025.

JAKARTA - Manajer tim kickboxing Indonesia Rosi Nurasjati dideportasi oleh WAKO (Konfederasi Kickboxing Asia) saat tengah menemani tim kickboxing Indonesia di SEA Games Thailand 2025.

Rosi Nurasjati, yang mengemban penugasan resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI sebagai Manajer Kickboxing Indonesia di SEA Games 2025, dituduh melanggar aturan karena berada di lokasi sekitar venue di Hotel Lasantel Suvarnabhumi, Thailand.

Atas dasar tuduhan tersebut, WAKO Konfederasi Asia 'mendeportasi' Rosi Nurasjati. Rosi dipaksa membuat pernyataan tertulis yang ditandatangani untuk segera meninggalkan Bangkok sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.

"Saya diperlakukan seperti penjahat. Ada belasan polisi bersenjata lengkap membawa anjing pelacak dan mobil patroli hendak menyergap saya dan membawa ke kantor polisi setempat," tutur Rosi Nurasjati dalam keterangan resmi yang diterima pewarta, Senin (15/12).

Rosi menjelaskan bahwa dirinya sempat mengalami intimidasi dari pihak WAKO yang juga mendatanginya bersama dengan kepolisian Thailand. Dalam keterangannya, Rosi menyebut bahwa paspornya mau diambil paksa oleh pihak kepolisian.

Alasan kepolisian setempat hendak menangkap dan mengambil paspor karena berdasarkan rekaman CCTV Rosi kerap berada di sekitar venue kickboxing di Hotel Lasantel.

Rosi menuturkan kronologi yang menyebabkan dirinya sampai terlibat dalam insiden dengan WAKO. Rosi pada Sabtu (13/12) sekitar pukul 19.00 waktu setempat datang di sekitar Hotel Lasantel Suvarnabhumi, Thailand untuk mengantar keperluan yang diminta para atlet Kickboxing Indonesia (vitamin dan buah).

Dalam keperluan tersebut, Rosi tiba-tiba dihadang dan hendak disergap oleh belasan aparat kepolisian setempat. Setelah bersitegang dengan aparat kepolisian setempat tak lama kemudian datang Presiden dan Sekjen WAKO Konfederasi Asia ke lokasi kejadian.

Tak hanya dikriminalisasi oleh petugas kepolisian setempat, Rosi juga dipaksa oleh WAKO Konfederasi Asia untuk membuat pernyataan tertulis yang ditandatangani yang berbunyi harus meninggalkan Kota Bangkok paling lambat Minggu (14/12) dengan waktu yang telah ditentukan.

Jika Rosi menolak membuat pernyataan tertulis WAKO Konfederasi Asia mengancam akan mendiskualifikasi para atlet Kickboxing Indonesia dari ajang SEA Games 2025 yang telah memasuki babak perempat final.

Pelatih Kickboxing Indonesia Sadarmawati Icen Simbolon juga terkena imbasnya. ID Card nya dan paspornya hendak diambil paksa oleh WAKO Konfederasi Asia.

Padahal ID Card itu sangat penting bagi Icen untuk bisa mendampingi para atlet bertanding. ID Card Icen baru akan dikembalikan oleh WAKO Konfederasi Asia jika Rosi Nurasjati bersedia menandatangi surat pernyataan untuk segera meninggalkan Bangkok.

"Iya akan dikembalikan jika saya mengikuti deportasinya dari Presiden Wako Konfederasi Asia. Saya tersandera. Kalau enggak balik ke Jakarta maka Icen tidak bisa lagi mendampingi atlet," ujar Rosi.

Menurut Rosi yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) perlakuan tidak menyenangkan yang dialaminya di ajang SEA Games 2025 diduga kuat lantaran tuduhan-tuduhan tak berdasar yang dilontarkan WAKO Konfederasi Asia kepadanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.