Menko Infrastruktur: ‘Flyover’ Nurtanio Diupayakan Dibuka Saat Nataru
Minggu, 14 Des 2025, 17:15 WIBBANDUNG - Proyek pembangunan flyover Nurtanio Kota Bandung menunjukkan progres signifikan. Hingga Jumat (12/12) lalu, pengerjaan telah mencapai 87,7 persen dan pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota Bandung tengah mengupayakan agar sebagian akses dapat dibuka pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kondisi ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau lokasi pekerjaan. Ia meninjau bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan serta Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Roy Rizali Anwar, Jumat lalu.
Menko AHY menyebut proyek flyover Nurtanio sudah lama dinanti masyarakat karena menjadi solusi utama terhadap kemacetan kronis di kawasan perlintasan sebidang rel kereta.
âSelama ini kita merasakan kemacetan yang berdampak pada transportasi masyarakat dan distribusi barang dan jasa. Kemacetan ini dipicu perlintasan kereta, baik Bandung Raya maupun feeder KCJB jalur PadalarangâBandung,â ungkap dia.
Menko AHY menjelaskan, pembangunan flyover menelan anggaran sekitar Rp62 miliar. Dari total 550 meter panjang penanganan, flyover memiliki panjang konstruksi 90 meter dengan bentang 25 meter, 40 meter, dan 25 meter.
âLebar yang sudah diaspal adalah 10,5 meter, dan jika ditambah parapet, totalnya menjadi 11,5 meter. Kita berharap akhir bulan atau akhir tahun 2025 proyek ini selesai dan bisa langsung dimanfaatkan warga Bandung," kata Menko AHY.
Ia menuturkan, berfungsinya flyover ini diproyeksikan mampu mempersingkat waktu tempuh kendaraan sekaligus mengefisiensikan perjalanan kereta api.
âHeadway kereta yang sebelumnya 15 menit juga bisa dipersingkat. Ini akan meningkatkan layanan transportasi dan mobilitas keluar-masuk Bandung,â tutur dia.
Menko AHY juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR, PT Modern Widya Technical, serta Pemerintah Kota Bandung atas kerja kolaboratif yang telah dilakukan.
Saat ditanya tentang kemungkinan pembukaan saat Nataru, AHY menyatakan perlunya kehati-hatian.
âKita lihat nanti. Semua harus proper dan aman digunakan, mulai dari kekuatan aspal hingga seluruh aspek keselamatan lainnya,â papar dia.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut progres ini dengan suka cita. Ia menilai flyover akan menjadi titik awal penting bagi peningkatan konektivitas di Bandung Raya.
âAlhamdulillah, dengan ini satu titik kemacetan bisa terurai. Yang menggembirakan, flyover ini juga makin mendekatkan kita pada realisasi elektrifikasi kereta PadalarangâRancaekek,â ujar Wali Kota Farhan.
Menurut dia, jika proses elektrifikasi dapat diwujudkan dalam dua tahun ke depan, mobilitas masyarakat akan meningkat pesat.
âKonektivitas adalah salah satu Asta Cita Presiden, dan ini bisa terwujud lebih cepat. Mudah-mudahan ya. Pokoknya tanggal 24 Desember malam kita coba buka pelan-pelan, lalu 31 Desember juga kita upayakan. Tolong doanya, bismillah,â ucap dia. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
- Menko AHY
- Flyover Nurtanio
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Wali Kota: Aktivasi Bandara Husein Perkuat Investasi dan Pariwisata Bandung-Malaysia
-
Sidang perdana Bupati Pati nonaktif Sudewo di Semarang
-
Wali Kota Bandung Catat Asia Africa Festival 2026 Didatangi 259 Ribu Pengunjung
-
Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau
-
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur
-
Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan
-
Wali Kota: Grand Design Kependudukan Jadi Panduan Bandung Menuju 2045
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.