KKP Kerahkan Sejumlah Kapal untuk Distribusi Logistik di Wilayah Bencana

Sabtu, 13 Des 2025, 22:45 WIB

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengerahkan tujuh kapal pengawas dan satu pesawat airborne survelillance untuk distribusi logistik bencana. Langkah ini ditujukan untuk mendukung penanganan darurat di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra.

Direktur Jenderal PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono, mengatakan pengerahan kapal tidak mengganggu fungsi pengawasan laut. Pihaknya tetap melakukan pengawasan, meski terdapat beberapa kapal yang difungsikan dalam pendistribusian logistik bencana.

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Namira Kaguma

“Kita masih ada banyak kapal, jumlah kapal kami semuanya ada 34, ini baru tujuh yang kami geser. Artinya tidak memengaruhi pengawasan di laut,” kata Dirjen yang akrab dipanggil Ipunk itu saat kegiatan pelepasan bantuan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) melalui kapal milik KKP untuk korban bencana Sumatra, di Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu (13/12).

Ia menjelaskan distribusi logistik dilakukan bertahap dari Muara Baru menuju Medan sebelum ke wilayah Aceh. “Di Medan ada teman-teman yang dikerahkan melalui darat  ke Aceh Tamiang, kemudian kapal ini bergerak lagi ke Lhokseumawe,” ucap dia.

“Dari Lhokseumawe juga ada tim Satgas kami di sana untuk membagi ke wilayah daratnya. Kemudian barulah kapal bergerak lagi ke wilayah Barat, Sibolga,” ujar dia.

Ipunk menyebut setiap titik telah disiapkan tim Satgas KKP untuk mendukung distribusi darat. “Di semua lokasi sudah ada tim dari KKP dan petugas lain untuk mempercepat penyaluran bantuan,” kata dia.

Sementara itu, Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menegaskan perempuan dan anak termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus saat bencana. Ia mengatakan, kementeriannya telah berkoordinasi secara intens dengan dinas PPPA di tiga provinsi untuk ibu hamil yang menantikan kelahiran.

Arifah menjelaskan pendampingan bagi ibu hamil meliputi trauma healing, pengawalan kesehatan reproduksi, serta edukasi persiapan kelahiran di lokasi terbatas. “Ada pengawalan, ada pendampingan, kemudian ada edukasi-edukasi bagaimana seorang ibu mempersiapkan kelahirannya di suasana yang terbatas seperti itu,” kata Arifah.

Ia menyebut program ini juga melibatkan kolaborasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan dan Kemendukbangga/BKKBN. “Ini juga bukan dari kementerian kami saja, tapi juga kolaborasi dengan kementerian kesehatan, BKKBN dan sebagainya," ucap dia.

Menteri Arifah menambahkan Presiden memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan perempuan dan anak di lokasi bencana. “Beliau memberikan tambahan anggaran per kabupaten atau provinsi itu Rp4 miliar,khusus untuk perempuan dan anak-anak,” ujar Arifah. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.