Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tokoh dan Ormas Betawi Berkumpul, Bahas Masa Depan Jakarta Setelah Tak Jadi Ibukota Negara

📅 Kamis, 11 Des 2025, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tokoh dan Ormas Betawi Berkumpul, Bahas Masa Depan Jakarta Setelah Tak Jadi Ibukota Negara Doc: Bamus Betawi
Ket. Ketua Umum Bamus Betawi H Riano P Ahmad memberikan sambutan dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2025 Bamus Betawi di Jakarta, Rabu (10/12/2025) malam.

JAKARTA - Badan Musyawarah (Bamus) Betawi membahas sejumlah isu seputar Betawi, mulai dari pelestarian budaya hingga kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan Jakarta setelah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.

"Pembahasan terkait mulai dari pelestarian budaya, isu-isu aktual, hingga kesiapan masyarakat Betawi dalam menghadapi perubahan Jakarta setelah pemindahan Ibu Kota IKN," kata Ketua Umum Bamus Betawi H Riano P Ahmad di Jakarta, Kamis (11/12).

Pembahasan tersebut digelar dalam rangka refleksi akhir 2025, sekaligus untuk melahirkan gagasan, rumusan, serta rekomendasi terkait berbagai isu seputar Betawi yang terus berkembang.

Agenda tahunan itu dihadiri sejumlah pimpinan dan anggota organisasi masyarakat Betawi dari berbagai wilayah Jakarta.

Menurut Riano, selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi forum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi dan merumuskan langkah ke depan.

"Selain ajang silaturahmi, mari kita terus memperkuat dan memperkokoh persatuan di antara kita, serta memperjuangkan peran masyarakat Betawi dalam pembangunan Jakarta," ucap Riano.

Refleksi akhir tahun itu pun menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menilai kembali capaian dan tantangan selama setahun terakhir.

"Yang namanya refleksi, berarti evaluasi terhadap perjalanan organisasi dan kinerja Bamus selama setahun terakhir, sekaligus memperkuat konsolidasi internal," ujar Riano.

Dalam kegiatan itu, dia turut mengingatkan pentingnya sikap terbuka terhadap perbedaan. Menurut dia, dinamika merupakan hal yang lumrah dalam wadah besar, seperti Bamus Betawi.

Perbedaan pandangan justru dinilai sebagai potensi kekuatan jika dikelola dengan baik.

"Perbedaan pandangan itu biasa, dan kita semua terbukti bisa melewati itu semua. Jangan sampai perbedaan justru jadi penghalang kita bersilaturahmi dan berkontribusi terhadap pemajuan Bamus dan pembangunan Jakarta," jelas Riano.

Lebih lanjut, dia menegaskan upaya mempererat silaturahmi harus menjadi komitmen bersama setiap anggota agar tujuan besar organisasi dapat tercapai.

"Ini penting untuk menyamakan perbedaan yang ada, tetapi dengan tujuan yang sama, yaitu kemajuan Bamus Betawi di tahun depan," tutur Riano.

Acara refleksi akhir tahun Bamus Betawi tahun ini mengangkat tema "Mengokohkan Kebersamaan Dalam Bingkai Silaturahmi Menuju Betawi Berkemajuan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.