Samuel Sekuritas: Stimulus Ekonomi Mulai Nendang, Daya Beli Masyarakat Kembali Ngacir!

Rabu, 10 Des 2025, 15:59 WIB

JAKARTA – Stimulus ekonomi pada prinsipnya berfungsi memperkuat daya beli dengan meningkatkan likuiditas di tingkat rumah tangga dan menahan tekanan harga yang dapat menggerus konsumsi.

Insentif fiskal, bantuan langsung, serta pelonggaran kebijakan moneter mampu mendorong masyarakat kembali berbelanja, sehingga meningkatkan permintaan agregat dan menggerakkan sektor ritel maupun industri.

Ket. Foto: Pengunjung (tengah) memilih pakaian di Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (12/11/2025). — Sumber: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar.

Namun, efektivitas stimulus sangat bergantung pada ketepatan sasaran dan durasi kebijakan. Jika tidak dikelola dengan baik, stimulus berpotensi memicu inflasi atau menciptakan ketergantungan.

Karena itu, stimulus idealnya menjadi jembatan menuju pemulihan struktural yang lebih kuat, bukan sekadar dorongan sementara.

Tim Strategi Makro Samuel Sekuritas Indonesia (SSI) menyatakan stimulus kebijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah mulai menunjukkan dampak nyata terhadap penguatan pasar dan daya beli masyarakat.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada periode November 2025 yang kembali mencatatkan peningkatan signifikan menjadi 124 dari 121,2 pada bulan sebelumnya.

“Kenaikan ini menunjukkan konsumen semakin optimistis, baik terhadap kondisi saat ini maupun arah perekonomian dalam beberapa bulan ke depan,” kata Tim Strategi Makro SSI dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (10/12).

Angka tersebut menjadi level tertinggi yang dicatatkan sejak Februari tahun ini, menegaskan semakin solidnya optimisme rumah tangga di tengah pemulihan ekonomi nasional yang berjalan bertahap.

Tim riset tersebut menilai bahwa kenaikan IKK tidak lepas dari berbagai intervensi kebijakan pemerintah yang berfokus pada ekonomi kerakyatan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), bantuan pangan, hingga stimulus bagi UMKM dan industri padat karya.

Penguatan terjadi di seluruh enam subindeks pembentuk IKK, termasuk persepsi pendapatan masyarakat yang naik 4,4 poin ke level 121,5. Kenaikan tersebut menjadi indikasi positif bagi prospek konsumsi jangka pendek.

“Kenaikan ini menegaskan keyakinan rumah tangga terhadap stabilitas pendapatan, di tengah inflasi yang mulai mereda serta dukungan fiskal yang masih berlanjut,” ujar tim riset tersebut.

Selain itu, indeks ekspektasi ekonomi naik 3,2 poin menjadi 136,6, sementara penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini meningkat 2,4 poin menjadi 111,5.

Tim Strategi Makro SSI mengatakan optimisme tersebut juga mendorong minat belanja masyarakat untuk kebutuhan sekunder.

Indeks pembelian barang tahan lama (durable product) tercatat meningkat ke level 109,4, yang menandakan bahwa tekanan finansial rumah tangga mulai berkurang sehingga masyarakat mulai berani membelanjakan uangnya untuk barang non-esensial.

Kepercayaan terhadap pasar tenaga kerja juga membaik. Persepsi ketersediaan lapangan kerja saat ini meningkat ke 103,7, dan ekspektasi ketersediaan pekerjaan untuk enam bulan ke depan tumbuh 3,3 poin menjadi 135,3.

Meskipun risiko makro global seperti volatilitas keuangan internasional dan tensi geopolitik masih perlu diwaspadai, pencapaian pada November tersebut memberikan sinyal kuat bahwa fondasi permintaan domestik Indonesia kian kokoh.

“Dengan sentimen konsumen yang menguat, konsumsi diperkirakan akan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi menuju 2026,” tulis Tim Strategi Makro SSI.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.