Meksiko Kerahkan 10.000 Tentara Hentikan Kekerasan yang Dipicu Kematian Gembong Narkoba El Mencho

Selasa, 24 Feb 2026, 10:45 WIB

GUADALAJARA - Meksiko mengerahkan 10.000 tentara untuk meredam bentrokan yang dipicu oleh pembunuhan gembong narkoba paling dicari di negara itu yang menewaskan puluhan orang, kata para pejabat, Senin (23/2).

Nemesio "El Mencho" Oseguera, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), terluka pada hari Minggu dalam baku tembak dengan tentara di kota Tapalpa, di negara bagian Jalisco, dan meninggal saat diterbangkan ke Mexico City, kata militer.

Ket. Foto: Seorang tentara berjaga di dekat kendaraan yang hangus terbakar setelah dibakar, di Cointzio, negara bagian Michoacán, Meksiko, Minggu, 22 Februari 2026, menyusul kematian pemimpin Kartel "El Mencho." — Sumber: AP

Kabar kematiannya memicu gelombang kekerasan, anggota kartel memblokir jalan di 20 negara bagian dan membakar kendaraan serta bisnis.

Selama penggerebekan Oseguera dan bentrokan selanjutnya, setidaknya 27 anggota pasukan keamanan, 46 tersangka kriminal, dan satu warga sipil tewas, lapor pihak berwenang.

Pembobolan penjara di Jalisco menyebabkan setidaknya 23 orang melarikan diri ketika penjara mereka diserang dengan tembakan bertubi-tubi oleh "kelompok kriminal," menurut sekretaris keamanan negara bagian.

Oseguera diburu, nyawanya dihargai 15 juta dolar AS.

Warga yang ketakutan bersembunyi dan wisatawan berlindung di hotel mereka saat anggota kartel mengamuk selama akhir pekan.

Meskipun sebagian besar keadaan kembali tenang, banyak bisnis tetap tutup pada hari Senin.

Pemerintah mengirimkan tambahan 2.500 pasukan ke Jalisco -- salah satu kota penyelenggara Piala Dunia FIFA tahun ini -- sehingga jumlah pasukan yang dikerahkan sejak Minggu mencapai 10.000.

Di Aguillila, tempat kelahiran "El Mencho" di negara bagian Michoacan, warga melaporkan adanya blokade pada Senin pagi.

Foto-foto yang dibagikan di akun media sosial lokal menunjukkan asap hitam membubung di atas desa pegunungan tersebut.

Di ibu kota negara bagian Jalisco, Guadalajara, sekolah-sekolah tetap tutup dan sebagian besar transportasi umum dihentikan.

Antrean panjang terbentuk di luar beberapa toko kecil yang masih buka, terutama toko tortilla, karena warga yang cemas berusaha untuk membeli persediaan.

Apotek tutup dan hampir "semuanya tutup," kata Juan Soler, seorang pensiunan dari Guadalajara, kepada AFP.

"Saya tidak bisa tidur," kata Maria de Jesus Gonzalez. "Sekarang saya sedikit lebih tenang, tetapi masih sedikit takut."

Kota Resor Terguncang

Kekerasan akhir pekan juga melanda kota resor Puerto Vallarta, yang populer di kalangan turis AS.

Peringatan perjalanan dari Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat dikeluarkan sebagai dampak dari kejadian tersebut, dengan Australia mendesak warganya untuk "berhati-hati."

Puluhan penerbangan AS dan Kanada dibatalkan.

Oseguera, 59 tahun, dianggap sebagai gembong narkoba terakhir yang bertindak brutal seperti Joaquin "El Chapo" Guzman dan Ismael "El Mayo" Zambada, dari kartel Sinaloa yang kini dipenjara.

Ia adalah anggota pendiri CJNG, yang dibentuk pada tahun 2009 dan telah berkembang menjadi salah satu organisasi kejahatan paling kejam di Meksiko.

Putranya, Ruben "El Menchito" Oseguera Gonzalez, 35 tahun, dinyatakan bersalah oleh juri federal di Washington pada bulan September. Para ahli memperingatkan "tidak adanya suksesi langsung" dapat menyebabkan kekosongan kekuasaan.

"Itu membuka pintu bagi perubahan struktur organisasi yang penuh kekerasan," kata David Mora, seorang ahli di pusat analisis Crisis Group, kepada AFP.

Meksiko mengatakan operasi penangkapan Oseguera dibantu oleh "informasi tambahan" dari otoritas AS.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengkonfirmasi bahwa Washington "memberikan dukungan intelijen."

Presiden Claudia Sheinbaum bersikeras bahwa tidak ada pasukan AS yang ikut serta dalam penggerebekan penangkapan tersebut.

Kunci untuk menemukan Oseguera adalah salah satu pacarnya, kata Menteri Pertahanan Meksiko Ricardo Trevilla.

Intelijen Meksiko, yang didukung oleh militer AS, mengetahui adanya pertemuan antara wanita tersebut dan gembong narkoba itu dan menggunakan informasi tersebut untuk melacaknya ke sebuah peternakan di negara bagian Jalisco, kata Trevilla kepada wartawan.

Dua anggota kartel yang diduga terlibat ditangkap dan berbagai senjata disita selama operasi tersebut, termasuk peluncur roket yang mampu menembak jatuh pesawat dan menghancurkan kendaraan lapis baja, kata militer.

Pihak berwenang juga mengumumkan kematian tangan kanannya, Hugo H., yang dikenal sebagai "El Tuli."

Washington telah mengklasifikasikan CJNG sebagai organisasi teroris dan menuduhnya mengirimkan kokain, heroin, metamfetamin, dan fentanil ke Amerika Serikat.

Penggerebekan itu terjadi di tengah tekanan berkelanjutan dari Trump agar Meksiko menghentikan aliran narkoba ke Amerika Serikat atau menghadapi tarif yang tinggi.

  • Meksiko

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Kemhan Sampaikan Duka Cita, Dua Peserta Program SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil

Dukung Arahan Danantara, BTN Buka Peluang Buyback Saham Lewat Revisi RBB

228.016 Calon Siswa Lolos SPMB SMA dan SMK Negeri Jateng Tahun Ajaran 2026/2027.

Generasi Muda Disebut Paling Rentan Mengalami Gangguan Mental di Lingkungan Kerja.

Dinkes Maluku Edukasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Sejak Dini Lewat Open Clinic Day.

118 Ijazah Siswa dari 11 Madrasah Ditebus, Pemkot Jakbar Gandeng Kemenag dan Baznas Bazis.

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.