Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ponpes Al Mawaddah Ciganjur Jaksel Kebakaran, Puluhan Santri Sesak Napas

📅 Rabu, 10 Des 2025, 20:15 WIB | Oleh:
Ponpes Al Mawaddah Ciganjur Jaksel Kebakaran, Puluhan Santri Sesak Napas Doc: ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan
Ket. Kebakaran melanda Pondok Pesantren Al Mawaddah Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12).

JAKARTA - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mawaddah Ciganjur di Jalan Sadar Raya, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) kebakaran, sebanyak 23 santri alami sesak napas akibat menghirup asap kebakaran karena ikut membantu memadamkan kobaran api.

"Sudah 23 orang. Sekarang, semua dibawa ke rumah sakit terdekat. Tapi, cuma sesak napas saja," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/12).

Nurma mengatakan, seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Ia menjelaskan, para korban mengalami sesak napas karena ikut membantu memadamkan api.

“Soalnya mereka ikut membantu (memadamkan api) di sana. Di bawah itu gudang, banyak kayu-kayunya,” katanya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. “Belum, belum diketahui,” ucapnya.

Sebelumnya, sebanyak 66 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan memadamkan kebakaran itu.

Kebakaran yang berlokasi di Jalan Sadar Raya No.34 3, RT03/RW04, Ciganjur, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan itu dilaporkan mulai pukul 14.30 WIB.

Info kebakaran berasal dari laporan masyarakat yang disampaikan ke posko Gulkarmat terdekat.

Sampai berita ini diturunkan, situasinya sudah dapat ditangani dan dalam proses pendinginan sejak pukul 15.30 WIB. 

Kompor Penyebab Kebakaran

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menyebutkan penyebab kebakaran Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mawaddah Ciganjur di Jalan Sadar Raya, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan karena kompor.

"Dugaan penyebab kebakaran karena kompor," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji kepada wartawan di Jakarta.

Isnawa mengatakan ada 23 santri mengalami sesak napas dalam peristiwa yang terjadi pada pukul 14.29 WIB tersebut. Dari 23 santri, 14 santri dirujuk ke Rumah Sakit Umum Andhika, sementara sembilan santri dibawa ke Rumah Sakit Ali Sibroh Malisi untuk segera mendapat penanganan medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.