Membaca “Generasi Emas 2045”: Gagasan Lintas Generasi untuk Membangun Manusia Indonesia
Rabu, 10 Des 2025, 19:10 WIBJAKARTA - Indonesian International Education Foundation (IIEF) meluncurkan buku berjudul âGenerasi Emas 2045: Apa yang Membuat Kita Berbeda?â. Buki ini sebuah karya yang menjahit gagasan lintas generasi dan lintas bidang keahlian untuk merumuskan arah baru pembangunan manusia Indonesia.
âBuku ini lahir dari rangkaian Seminar dan Lokakarya (Semiloka) IIEF 2023, yang mempertemukan generasi X, Y, dan Z serta melibatkan para akademisi, pelaku industri, penggiat pendidikan, dan pemimpin muda dalam dialog yang mendalam mengenai masa depan bangsa di tengah perubahan global yang kian cepat,â ungkap Direktur IIEF Diana Kartika dalam acara peluncuran buku tersebut di Jakarta pada hari Rabu (10/11).
Buku ini memotret bahwa di balik laju digitalisasi, otomasi, dan perkembangan kecerdasan buatan, manusia tetap menjadi penentu arah kemajuan. Indonesia memiliki modal sosial dan kultural yang tidak dimiliki banyak negara, yaitu: kemampuan adaptasi yang kuat, daya lenting menghadapi perubahan, semangat gotong royong, serta etos kerja gigih yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.
âNamun modal ini perlu diperkuat dengan pembaruan besar dalam pendidikan, peningkatan kapasitas SDM, dan penyiapan karakter bangsa integritas: kegigihan, kepemimpinan, dan kemampuan berpikir kritis, agar bonus demografi benar-benar menjadi bonus produktivitas,â ujar Diana.
Buku ini pun turut menyoroti urgensi harmonisasi antara dunia pendidikan dan dunia profesional. Salah satu rekomendasi strategis yang diusung adalah: reformasi program magang nasional, termasuk standar kompetensi mentor, kurikulum magang, dan mekanisme evaluasi yang terukur, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar teori, melainkan mengalami langsung realitas kerja yang akan mereka hadapi.
Buku ini disusun oleh lebih dari 25 kontributor dari berbagai disiplin ilmu yang meliputi pendidikan, bisnis, perencanaan tata ruang, kebijakan publik, psikologi hingga teknologi. Setiap bagian menyuguhkan pandangan holistik tentang apa yang diperlukan Indonesia untuk melompat jauh ke depan: transformasi pendidikan berbasis pengalaman nyata, pembangunan karakter sejak dini, peningkatan kualitas kepemimpinan, kolaborasi multisektor, serta penciptaan ekosistem talenta yang adaptif dan kompetitif.
Dr. Bahrul Fuad, M.A., Komisioner Komnas Perempuan sekaligus salah satu kontributor dalam buku ini. mengatakan dengan kerja yang konsisten karya ini akhirnya terwujud, menghadirkan anyaman optimisme tentang Indonesia di tengah hiruk pikuk distorsi informasi serta keraguan banyak pihak terhadap arah masa depan bangsa.
Alhamdulillah, dengan kerja yang konsisten karya ini akhirnya terwujud, menghadirkan anyaman optimisme tentang Indonesia di tengah hiruk pikuk distorsi informasi serta keraguan banyak pihak terhadap arah masa depan bangsa. Hadirnya buku ini diharapkan menjadi jendela baru bagi para pembaca, membuka sudut pandang yang lebih jernih sudut yang ditaburi keyakinan bahwa masa depan Indonesia dapat ditapaki dengan harapan dan optimisme,â ungkapnya.
Diana menambahkan, buku ini menjadi bentuk partisipasi IIEF sebagai institusi yang selama ini fokus pada peningkatan kapasitas masyarakat serta perluasan akses pendidikan yang setara bagi warga Indonesia.
âKami berharap, berbagai pemikiran yang dituangkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah, institusi pendidikan, sektor industri maupun masyarakat dalam merumuskan strategi pembangunan manusia yang adaptif dan berkelanjutan," ungkapnya.
- peluncuran buku
- Indonesian International Education Foundation (IIEF)
- Generasi Emas 2045: Apa yang Membuat Kita Berbeda?
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.