Alonso Tegaskan Situasi di Real Madrid Bisa Berubah Cepat Jelang Laga Lawan Man City

Rabu, 10 Des 2025, 09:12 WIB

MADRID — Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menegaskan situasi yang dia hadapi saat ini bisa berubah dengan cepat jelang laga krusial Liga Champions melawan Manchester City, Kamis (11/12) dini hari WIB.

Los Blancos hanya meraih dua kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Mereka baru saja tumbang 0-2 dari Celta Vigo dalam laga La Liga akhir pekan lalu, yang memicu rumor di media Spanyol bahwa posisi Alonso terancam jika kalah dari tim asuhan Pep Guardiola.

Ket. Foto: Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. — Sumber: AFP

“Ini adalah sebuah tim, sebuah klub, kami bersatu. Dan ketika Anda melatih Real Madrid, Anda harus siap menghadapi situasi seperti ini dengan tenang, dengan kebersamaan dan tanggung jawab,” ujar Alonso.

“Saya sangat menantikan apa yang akan datang, dan itu dimulai besok. Kami tahu situasi ini bisa berubah, dari kemarahan yang ada (pada hari Minggu), yang normal, menuju antusiasme menghadapi City… Dalam sepak bola, untuk baik atau buruk, semuanya bisa berubah dengan cepat. Sudut pandang Anda bisa berubah, dan kami sedang berada di momen itu,” lanjutnya.

Madrid sebelumnya tampil meyakinkan saat membantai Athletic Bilbao 3-0 di San Mamés, sebelum kemudian jeblok saat bermain di kandang sendiri melawan Celta.

Alonso menegaskan tim asuhannya yakin bisa mengalahkan Manchester City dan striker bintang Erling Haaland di Santiago Bernabéu, demi memperbaiki posisi mereka di klasemen fase liga, di mana saat ini Madrid berada di peringkat kelima.

“Kami siap secara mental untuk apa yang akan datang. Tim ini bersatu, dan kami semua yakin bisa menang,. Kami harus bermain dengan kecepatan dan intensitas yang baik. Kami harus bertarung di lapangan, dan soal itu tidak ada keraguan," ujar Alonso.

Saat ditanya apakah ia mendapat dukungan penuh dari para pemain, Alonso menjawab, “ya”. Hal ini juga tercermin dari pernyataan gelandang Aurelien Tchouameni yang membela sang pelatih.

“Dalam pertandingan melawan Vigo, pelatih punya rencana yang bagus, tapi pemainlah yang bermain di lapangan,” kata gelandang timnas Prancis tersebut.

“Jika kami bermain di level terbaik kami, kami punya peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan seperti ini. Jika kami kalah 0-2, itu berarti kami punya masalah di lapangan, soal intensitas dan kesalahan teknis. Jadi ini bukan salah pelatih. Kami harus meningkatkan diri dan kami akan melakukannya.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.