Wali Kota Kupang Jadikan Sensus Ekonomi 2026 Acuan Pembangunan

Rabu, 24 Jun 2026, 13:18 WIB

KUPANG - Wali Kota Kupang Christian Widodo menyatakan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 karena akan menjadi acuan pembangunan daerah. Sensus ekonomi bakal menyediakan data akurat yang dibutuhkan pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program yang tepat sasaran bagi masyarakat.

“Kalau kita tidak tahu keluarga miskin ada di mana, masyarakat yang membutuhkan bantuan ada di mana, lansia ada di kelurahan mana, maka kita akan kesulitan membuat program yang tepat sasaran. Semua itu bermula dari data yang baik,” katanya di Kupang, NTT, Rabu (24/6).

Ket. Foto: Wali Kota Kupang Christian Widodo — Sumber: antara foto

Ia menjelaskan, pencanangan yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Wali Kota Kupang tersebut sengaja dibuat lebih dekat dengan para petugas sensus sebagai bentuk penghargaan dan dukungan kepada mereka yang menjadi garda terdepan dalam pengumpulan data.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026. Pekerjaan ini bukan pekerjaan biasa, tetapi pekerjaan yang sangat mulia,” ujarnya.

Ia mengakui proses pendataan di lapangan tidak selalu mudah karena petugas kerap menghadapi berbagai tantangan, termasuk keraguan masyarakat saat menerima kedatangan petugas.

Karena itu, ia meminta seluruh petugas tetap bekerja secara profesional, sabar, dan menjunjung tinggi integritas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kota Kupang telah menerbitkan surat instruksi kepada camat, lurah, RT dan RW agar mendukung penuh kegiatan pendataan.

Selain itu, pemerintah juga menyampaikan surat edaran kepada pelaku usaha dan masyarakat agar menerima petugas sensus serta memberikan informasi yang benar dan lengkap.

“Petugas sensus tidak perlu ragu. Pemerintah Kota Kupang ada bersama kalian dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini,” tegasnya.

Christian mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang jujur, benar, dan lengkap karena kerahasiaan informasi responden dijamin sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Kupang Ivadia Elmina Patola menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data seluruh kegiatan ekonomi yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.

Ia mengatakan di Kota Kupang, pelaksanaan sensus melibatkan 289 petugas yang terdiri dari 255 petugas pendata lapangan dan 34 petugas pemeriksa lapangan.

Pendataan telah dimulai sejak 15 Juni 2026 dan akan berlangsung selama kurang lebih 2,5 bulan hingga 31 Agustus 2026, mencakup enam kecamatan, 51 kelurahan, serta seluruh bangunan, keluarga, dan usaha di berbagai sektor ekonomi.

Ia mengajak masyarakat untuk menerima kedatangan petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar agar menghasilkan data ekonomi yang berkualitas bagi kemajuan Kota Kupang.

“Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan. Karena itu seluruh petugas harus bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab,” ujarnya.

  • Wali Kota Kupang
  • Sensus Ekonomi 2026
  • Acuan Pembangunan

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.