Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ATK Yogyakarta Disiapkan Jadi Pusat Keunggulan Kulit Asia Tenggara

📅 Selasa, 09 Des 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
ATK Yogyakarta Disiapkan Jadi Pusat Keunggulan Kulit Asia Tenggara Doc: Koran Jakarta/ Frederikus W Sabini
Ket. Penguatan SDM - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi (kanan) saat menghadiri kegiatan akademik di Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta, Senin (8/12). ATK merupakan satu-satunya kampus di Asia Tenggara yang fokus pada teknologi kulit.

YOGYAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan vokasi industri sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) kompeten dan berdaya saing global. Penguatan vokasi dinilai krusial karena kebutuhan industri terhadap tenaga terampil terus meningkat seiring percepatan digitalisasi dan transformasi manufaktur.

Melalui kurikulum yang lebih adaptif, kemitraan langsung dengan pelaku industri, serta peningkatan fasilitas pelatihan, pendidikan vokasi diharapkan mampu menjembatani kesenjangan keterampilan yang selama ini menjadi hambatan produktivitas. Langkah ini bukan hanya memperkuat daya saing nasional, tetapi juga memastikan angkatan kerja Indonesia siap menghadapi dinamika pasar tenaga kerja global yang semakin kompetitif dan berbasis keahlian.

Salsah satu upaya penguatan tersebut dengan adanya Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta. Akademi ini merupakan satu-satunya perguruan tinggi berbasis teknologi kulit di Asia Tenggara.

“Kita harus bangga karena ATK merupakan satu-satunya kampus di Asia Tenggara yang fokus pada teknologi kulit. Kampus ini harus menjadi center of excellence dan menjadi rujukan industri dalam proses penyamakan, pemrosesan, hingga desain produk turunannya,” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Doddy Rahadi saat menghadiri kegiatan akademik di ATK Yogyakarta, Senin (8/12).

Menurutnya, teknologi kulit, karet, dan plastik akan terus berkembang sehingga memerlukan tenaga pendidik yang mengikuti perkembangan inovasi. “Harapannya, seluruh dosen dan tenaga pendidik memberikan wawasan terbaik kepada mahasiswa, tidak hanya di bidang teknologi, tetapi juga orientasi nilai tambah dan model bisnis,” jelas Doddy.

Tahun ini, ATK memiliki sekitar 300 mahasiswa aktif, dengan 163 lulusan. Para lulusan akdemi tersebut diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi mampu menciptakan produk bernilai ekonomi tinggi. “Kulit mentah bisa murah di pasaran, tapi ketika diproses menjadi produk berkualitas tinggi, nilainya bisa sampai miliaran rupiah. Ini soal kemampuan menciptakan nilai tambah,” tegasnya.

Doddy menyampaikan penguatan pendidikan vokasi merupakan bagian penting dari Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) yang menjadi program prioritas Kemenperin. Dia menilai kebutuhan SDM semakin besar seiring pertumbuhan sektor-sektor strategis nasional, seperti semikonduktor, kecerdasan buatan, industri 4.0, dan industri hijau.

Pada kesempatan itu, Doddy juga menyampaikan wisuda serentak 2.993 lulusan dari 13 politeknik milik Kemenperin sebagai bukti kontribusi signifikan pendidikan vokasi bagi kebutuhan tenaga kerja industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.