Manchester United Percaya Diri Bisa Atasi Wolves

Senin, 08 Des 2025, 07:32 WIB

LONDON - Manchester United datang ke kandang Wolves, Molineux Stadium dengan percaya diri. Laga melawan klub dengan nama lengkap Wolverhampton Wan­derers, Selasa (9/12) dini hari WIB menjadi momentum penting asuhan Ruben Amorim untuk memperpanjang catatan tak terkalahkan dalam pertanding­an tandang Liga Ing­gris menjadi lima beruntun.

Di atas kertas, perbedaan kondisi kedua tim tampak mencolok. MU mulai menemukan ritme. Sebaliknya, Wolves semakin terperosok di dasar klasemen. Dalam empat laga tandang terakhir, Setan Merah mengamankan delapan poin dari 12. Produktivitas ini terasa kontras dengan Wolves yang hanya mengoleksi dua poin sepanjang musim.

Ket. Foto: Bek Manchester United Diogo Dalot (kiri) berebut bola dengan pemain Wolverhampton Wanderers Joao Gomes di Liga Inggris antara MU lawan Wolverhampton di Old Trafford, Inggris. — Sumber: AFP/Paul ELLIS

Meski penampilan kandang MU masih naik turun, performa tandang justru menjadi penopang stabilitas tim. Old Trafford beberapa kali menyaksikan kekecewaan, termasuk kekalahan menyakitkan dari Everton yang bermain dengan 10 orang dan hasil imbang 1-1 kontra West Ham United yang berjuang menghindari degradasi.

Gol jarak dekat Diogo Dalot ke gawang West Ham sempat membangkitkan harap­an. Soungoutou Magassa me­nyamakan kedudukan di me­nit-menit akhir. Minimnya agresivitas dan determinasi memicu kritik keras dari Roy Keane. “Tim ini harus menunjukkan rasa lapar, bukan sekadar hadir di lapangan,” ucap mantan kapten MU itu.

MU menutup pekan ke-14 di posisi kedelapan. Ini posisi yang masih rawan bergeser ke paruh bawah jika hasil pertandingan lain tidak berpihak. Namun, wajah mereka berubah drastis saat tampil sebagai tim tamu. Kemenangan atas Liverpool dan Crystal Palace, serta hasil imbang melawan Nottingham Forest dan Tottenham Hotspur menunjukkan karakter yang lebih solid.

Statistik historis juga mendukung, sebab MU jarang terpeleset saat menghadapi tim yang berada di posisi juru kunci. Kondisi Wolves justru berada di titik terendah. Di bawah arahan Rob Edwards, perubahan signifikan belum kunjung datang. Kekalahan 0-1 dari Nottingham Fo­rest pertengahan pekan lalu membuat mereka terpaut 12 poin dari batas aman.

Lebih mengkhawatirkan, Wolves telah menelan delapan kekalahan beruntun di semua kompetisi, tujuh di antaranya terjadi di liga, serta lima pertandingan terakhir tanpa satupun gol. Catatan ini berpotensi menjadikan mereka sebagai salah satu tim terburuk dalam sejarah Liga Inggris.

“Tekanan itu nyata, tapi kami tidak boleh kehilang­an harga diri. Kami harus terus bekerja, karena satu kemenangan bisa mengubah segalanya,” ujar Rob Edwards. Dari sisi tim tamu, Ruben Amorim optimistis me­nyambut laga ini. Matthijs de Ligt diperkirakan kembali tersedia setelah cedera mendadak.

Sedangan Diogo Da­lot juga kemungkinan siap bermain. Namun, Harry Maguire dan Ben­jamin Sesko masih harus menepi. Matheus Cunha, yang baru pulih dari cedera kepala, kembali menghadapi mantan klubnya. Wolves kehilangan Joao Gomes akibat skorsing dan Marshall Munetsi karena cedera betis. Jean-Ricner Bellegarde diproyeksikan mengisi peran lebih dalam di lini tengah, didampingi Andre.

Arsenal Kalah

Sementara itu, persaing­an papan atas Liga Inggris kian panas. Aston Villa membuat kejut­an besar me­ngalahkan Ar­senal 2-1, meng­akhiri ca­tat­an 18 laga tak terkalahkan The Gunners. City memanfaatkan situasi itu dengan kemenangan me­yakinkan 3-0 atas Sunderland. Liverpool kembali terpukul setelah hanya bermain imbang 3-3 melawan Leeds United dalam laga penuh drama.

“Kehilangan poin seperti ini sangat menyakitkan. Kami harus menatap diri sendiri dan bertanggung jawab,” ujar pelatih Liverpool Arne Slot. Chelsea makin tertinggal dari jalur juara usai ditahan Bournemouth 0–0. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.