Realisasi Serapan Beras Petani Tembus 3,17 Juta Ton, Bulog Jamin Kepastian Harga
Minggu, 21 Jun 2026, 13:35 WIBGORONTALO â Perum Bulog mencatat realisasi serapan beras petani dalam negeri telah mencapai 3,17 juta ton hingga 20 Juni 2026, atau 80 persen dari target 4 juta ton tahun ini. Capaian ini disampaikan Bulog dalam keikutsertaannya pada Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Kawasan GOR David-Toni, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan nasional yang dibuka Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada Sabtu (20/6) menjadi forum strategis mempertemukan petani, nelayan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan pangan dari seluruh Indonesia. Fokus utama: memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
Wapres Gibran menegaskan kemandirian pangan adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto di tengah dinamika global yang kompleks.Â
"Kemandirian pangan ini seperti yang kita ketahui adalah salah satu program prioritas dari Bapak Presiden. Apalagi di tengah konflik geopolitik, perang dagang, perang tarif, negara tidak boleh terlalu bergantung dengan negara lain," ujarnya.
Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan capaian serapan beras menjadi bukti nyata komitmen Bulog memperkuat peran di hulu.Â
âPENAS menjadi momentum memperkuat kolaborasi. Kehadiran Bulog memastikan serapan beras petani berjalan optimal sesuai Harga Pembelian Pemerintah Rp6.500 per kilogram. Ini memberikan kepastian harga bagi petani sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan nasional,â ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Bulog menegaskan proses serapan beras dilakukan secara transparan, cepat, dan sesuai ketentuan. Pelaksanaannya melibatkan mitra penggilingan, pemerintah daerah, serta dukungan TNI dan Polri di lapangan agar distribusi dan penyerapan berjalan lancar.
Dengan mengusung tema âTransformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasionalâ, Bulog menjadikan PENAS 2026 sebagai ajang memperkuat sinergi dengan petani, nelayan, dan pemerintah daerah. Tujuannya satu: memastikan hasil produksi terserap optimal sehingga stok pangan nasional terjaga dan swasembada dapat terwujud berkelanjutan.
- Cadangan Beras Pemerintah (CBP)
- Program Swasembada Pangan
- beras petani
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
-
Mentan Pastikan Pasokan Beras Aman Hingga Panen Maret 2027, Stok Bulog 5 Juta Ton Plus 10 Juta Ton HOREKA
-
Pemkot Bengkulu Imbau Warga Tidak Beli BBM Berlebihan
-
BPH Migas: Kami Butuh Dukungan Pihak Terkait demi Kelancaran Distribusi BBM
-
Pramono Dorong Kolaborasi Tangani Masalah Transportasi
-
Arab Saudi Kena Hantam Proyektil Houthi, Konflik Timur Tengah Makin Memanas
-
Grebeg gunungan Sekaten Solo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.