Jumlah Korban Bencana Alam Sumatera Lebih dari 900 Orang, Kelaparan Menghantui Para Pengungsi
📅 Minggu, 07 Des 2025, 10:57 WIB | Oleh: Lili Lestari"Orang-orang tidak mati karena banjir, melainkan karena kelaparan. Begitulah adanya."
Seluruh desa tersapu banjir di wilayah Aceh Tamiang yang diselimuti hutan hujan, kata Muzakir.
"Wilayah Aceh Tamiang hancur total, dari hulu sampai hilir, sampai ke jalan raya, sampai ke laut.
"Banyak desa dan kecamatan sekarang hanya tinggal nama saja," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Korban banjir Aceh Tamiang, Fachrul Rozi, mengatakan dia menghabiskan seminggu terakhir berdesakan di sebuah bangunan toko tua bersama orang lain yang mengungsi akibat naiknya air.
"Kami makan apa saja yang tersedia, saling membantu dengan perbekalan sedikit yang dibawa masing-masing warga," katanya kepada AFP.
"Kami tidur berdesakan."
Sebaiknya Anda baca juga:
Para narapidana dibebaskan dari satu penjara ketika banjir mengancam akan menenggelamkan fasilitas tersebut, dan para pejabat mengatakan mereka tidak dipindahkan karena tidak ada tempat lain.
Akses darat ke dua daerah, Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, masih terputus hingga Minggu, bantuan hanya dapat menjangkau mereka melalui udara dan laut.
Ada laporan penjarahan di supermarket di beberapa daerah.
Bencana Iklim
Skala kehancuran terlihat jelas di bagian lain Sumatera saat sungai-sungai yang meluap menyusut dan banjir surut.
Foto-foto AFP menunjukkan penduduk desa yang berlumpur menyelamatkan perabotan yang tertimbun lumpur dari rumah-rumah yang terendam banjir di Aek Ngadol, Sumatera Utara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (3)
05 Apr 2026, 21:42 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas05 Apr 2026, 21:42 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas05 Apr 2026, 21:42 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!