Pertamina Suplai ke SPBU Shell: Kolaborasi Strategis atau Tanda Pasar BBM Makin Terkonsentrasi?
📅 Jumat, 05 Des 2025, 19:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Ika Maryani
JAKARTA – Pasokan 100 ribu barel BBM dari Pertamina Patra Niaga ke SPBU Shell mengundang pertanyaan tentang dinamika persaingan dan efisiensi pasar migas domestik.
Di satu sisi, kolaborasi ini memperlihatkan kemampuan Pertamina sebagai pemasok besar yang mampu memenuhi kebutuhan lintas jaringan.
Namun, di sisi lain, langkah tersebut memunculkan diskusi mengenai apakah struktur pasar yang ada memberikan ruang kompetisi yang benar-benar setara, atau justru memperkuat dominasi satu pemain di hulu dan hilir.
Transparansi harga, mekanisme kontrak, serta dampaknya terhadap konsumen dan pemain independen menjadi aspek penting untuk dievaluasi agar kerja sama seperti ini tidak hanya menguntungkan entitas besar, tetapi juga menjaga iklim persaingan yang sehat dan berkeadilan.
Seperti diketahui, PT Pertamina Patra Niaga memasok 100 ribu barel (MB) bahan bakar minyak (BBM) ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk Shell Indonesia penyaluran kali ini 100 MB, sehingga total suplai kepada seluruh SPBU swasta (BP-AKR, Vivo, dan Shell Indonesia) mencapai 430 MB menunjukkan kapasitas suplai kami yang kuat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan energi nasional," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (5/12).
Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina memenuhi amanah pemerintah untuk berkolaborasi dalam pemenuhan BBM badan usaha (BU) swasta sebagai tindak lanjut arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Setelah sebelumnya memasok BBM ke jaringan SPBU BP-AKR dan Vivo, kini Pertamina Patra Niaga menyelesaikan penyaluran BBM kepada jaringan SPBU Shell Indonesia sebesar 100 MB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan tambahan ini, total suplai Pertamina Patra Niaga ke seluruh BU Swasta mencapai 430 MB.
"Penyaluran kepada Shell Indonesia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya siap memenuhi kebutuhan BBM untuk jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi operator SPBU swasta," ucap Roberth.
Lebih lanjut, Roberth menambahkan mekanisme penyediaan pasokan kepada Shell Indonesia dengan menggunakan prosedur sesuai dengan aturan yang berlaku dan menjunjung tinggi mekanisme compliance serta governance secara business to business (B2B).
Pertamina Patra Niaga dan Shell Indonesia berkomitmen memastikan ketersediaan BBM serta distribusi energi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Proses B2B dari sisi jumlah kebutuhan berdasarkan volume permintaan, pelaksanaan tender supplier yang dilakukan dengan aspek GCG dan konfirmasi berulang dengan customer, pelaksanaan join surveyor, sampai dengan mekanisme open book untuk negosiasi aspek komersial dilaksanakan, sampai akhirnya proses bongkar dilaksanakan dan diterima BU Swasta untuk disalurkan kepada masyarakat.
"Komoditi BBM yang dipasok kepada BU Swasta yang dalam hal ini Shell Indonesia telah memenuhi seluruh requirements yang dimintakan dari BU Swasta sebagai bentuk komitmen tindak lanjut atas arahan pemerintah," kata Roberth.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!