Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu Purbaya Geram! Menkeu Ancam ‘Sidak Rutin’ ke Pelabuhan untuk Bersihkan Bea Cukai

📅 Kamis, 04 Des 2025, 17:40 WIB | Oleh:
Menkeu Purbaya Geram! Menkeu Ancam ‘Sidak Rutin’ ke Pelabuhan untuk Bersihkan Bea Cukai Doc: ANTARA/Imamatul Silfia
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/12).

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan rutin meninjau pelabuhan untuk memastikan perbaikan kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berjalan serius. 

Ia juga menyiapkan penggunaan teknologi kecerdasan imitasi (AI) serta mesin pencacah rokok guna memperkuat pengawasan dan layanan di lapangan.

“Saya akan sering-sering datang ke pelabuhan untuk memastikan mereka nggak main-main lagi,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Secara paralel, Purbaya mengatakan akan menerapkan teknologi dengan sistem akal imitasi (AI) untuk memantau aktivitas kepabeanan dan cukai di pelabuhan.

Khusus untuk rokok, ia mengatakan ingin menempatkan mesin pencacah rokok pada awal tahun 2026.

“Mungkin akan kami terapkan awal tahun, dan akan berjalan penuh pada Mei atau Juni tahun depan. Jadi, ada sistem baru untuk memonitor di lapangan cukainya palsu atau nggak. Jadi kan serius itu,” ujar dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama mengatakan berkomitmen untuk memperbaiki kinerja, pelayanan, serta menghapus citra negatif Bea Cukai.

"Intinya bahwa itu adalah bentuk koreksi. Yang pasti, Bea Cukai ke depan akan berupaya untuk lebih baik," ujar Djaka dalam Konferensi Pers Pemusnahan Barang Kena Cukai Ilegal Kanwil DJBC Jakarta, Rabu (3/12).

Untuk strategi pembenahan DJBC, Djaka menyebut transformasi budaya kerja dan peningkatan pengawasan sebagai prioritas.

"Mulai dari kultur, meningkatkan kinerja, kemudian meningkatkan pengawasan apakah itu di pelabuhan, di bandara. Tentunya kita akan memperbaiki semua pelayanan," katanya.

Menurut dia, perbaikan pelayanan harus dirasakan langsung masyarakat.

Djaka menjelaskan, sejumlah perbaikan sudah berjalan di DJBC, termasuk penggunaan teknologi AI guna memberantas praktik under invoicing.

Lebih lanjut, menanggapi pernyataan Menkeu Purbaya yang meminta waktu satu tahun guna membenahi Bea Cukai, Djaka mengatakan optimistis penuh terhadap target tersebut.

Djaka menyebut aspek yang perlu dibenahi mencakup kualitas sumber daya manusia (SDM), peralatan, hingga citra institusi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.