Teror Buaya di Babel! Hewan Liar Masuk Permukiman, Pemerintah Bikin Tim Penangkap
Selasa, 02 Des 2025, 22:12 WIBPANGKALPINANG -Â Maraknya kemunculan buaya liar di permukiman warga selama musim hujan membuat BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membentuk tim khusus penanganan konflik manusia dan satwa.
Koordinasi lintas instansi segera dilakukan setelah beberapa laporan menunjukkan buaya naik ke daerah pemukiman, termasuk kemunculan seekor buaya berukuran besar di Kelurahan Pasir Garam.
"Kita segera bentuk tim untuk menangani konflik buaya dengan manusia ini," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Budi Utama di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan dalam penanganan kemunculan buaya liar di kawasan pemukiman masyarakat yang marak akhir-akhir ini, BPBD Provinsi Kepulauan Babel akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kelautan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Provinsi Kepulauan Babel dalam menangani masalah maraknya kemunculan dan kasus serangan buaya ini.
"Kita bersama sama mengantisipasi masalah maraknya kemunculan buaya dan satwa liar lainnya selama musim hujan ini," katanya.
Ia menyatakan saat ini buaya banyak yang naik ke pemukiman warga, seperti laporan dari warga Kelurahan Pasir Garam Kota Pangkalpinang buaya berukuran besar naik ke pemukiman warga di daerah itu.
"Alhamdulillah, kemunculan buaya di Pasir Garam ini sudah diatasi. Namun demikian diharapkan masyarakat tetap waspada apalagi di saat terjadi banjir," katanya.
Menurut dia maraknya kemunculan buaya liar ini sebagai dampak kerusakan lingkungan di habitat buaya di daerah ini.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, apalagi di saat terjadi banjir dampak hujan lebat dan pasang air laut untuk tidak beraktivitas di daerah banjir itu untuk menghindari serangan hewan buas ini," katanya.
- musim hujan
- babel
- teror buaya
- tim penangkap
- hewan liar
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Dinkes Cirebon Mengintensifkan Program Cegah Stunting Sejak Remaja
-
Menkeu Purbaya Pastikan Kemenkeu Punya Dana Cukup Bayar Utang Kereta Cepat
-
Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangarango Diperpanjang, TNGGP Imbau Pendaki "Refund" Tiket Lewat WhatsApp
-
Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.670.000/Gram, Naik Rp31.000
-
Messi Langsung Beri Assist di Laga Pertama setelah Pensiun dari Timnas Argentina
-
Bank of England: Awas Krisis Ekonomi Global Akibat Kecanggihan AI
-
DPR Dorong Percepatan Rekonstruksi Desa Adat Sade
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.