Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singapura Perketat Larangan Ponsel di Sekolah

30 Selasa, 02 Des 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Singapura Perketat Larangan Ponsel di Sekolah Singapura Perketat Larangan Ponsel di Sekolah Doc: AFP/Roslan RAHMAN
Ket. Remaja asal Singapura sedang mengambil foto diri jelang digelarnya sebuah konser musik di National Stadium pada awal Maret 2024. Pada Minggu (30/11) Kementerian Pendidikan Singapura menyatakan akan memberlakukan larangan lebih ketat terhadap telepon pintar dan jam tangan pintar di sekolah mulai awal tahun depan.

SINGAPURA - Singapura akan memberlakukan larangan lebih ketat terhadap telepon pintar dan jam tangan pintar di sekolah menengah mulai Januari, kata kementerian pendidikan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari dorongan global untuk memerangi gangguan digital.

Pedoman saat ini di negara-kota tersebut yang merupakan salah satu populasi yang paling terhubung secara digital di dunia, melarang siswa sekolah menengah menggunakan perangkat digital mereka di kelas.

Larangan ini nantinya akan diperluas untuk mencakup waktu di luar pelajaran, dengan siswa diharuskan menyimpan ponsel di area penyimpanan yang ditentukan seperti loker atau tas sekolah selama jam sekolah.

“Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang memprioritaskan pembelajaran siswa dan meningkatkan keterlibatan mereka, menumbuhkan kebiasaan yang lebih sehat dalam penggunaan gawai dan kesejahteraan yang lebih baik," kata Kementerian Pendidikan Singapura pada Minggu (30/11).

"Penggunaan gawai di kalangan pelajar terbukti menggantikan aktivitas penting seperti tidur, aktivitas fisik, dan interaksi sosial dengan teman dan keluarga," imbuh kementerian itu seraya menegaskan bahwa pihak sekolah dapat mengizinkan penggunaan telepon pintar sebagai pengecualian jika diperlukan.

Saat ini semakin banyak negara yang mengambil tindakan serupa, dengan 40 persen sistem pendidikan kini melarang telepon pintar di sekolah, menurut UNESCO.

Pekan ini Australia akan melangkah lebih jauh dengan larangan pertama di dunia terhadap media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.

Di situs webnya, UNESCO juga menyoroti beberapa larangan sekolah yang sangat ketat seperti yang berlaku di Zhengzhou, Tiongkok, dimana pihak orang tua harus memberikan persetujuan tertulis bahwa ponsel benar-benar diperlukan untuk alasan mendukung kegiatan belajar dan mengajar (pedagogis). AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Ekonomi
Peluang Investasi pada Sekt...
Luar Negeri
Tabrakan Dua Kereta Cepat d...
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.