IHSG Berpotensi Rebound, 1 Desember 2025

Senin, 01 Des 2025, 07:55 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (29/11) sore, ditu­tup melemah seiring dengan aksi “profit taking” pelaku pa­sar di pasar saham Indonesia.

IHSG ditutup melemah 37,15 poin atau 0,43 persen ke posisi 8.508,71 Sementara kelompok 45 saham unggulan atau in­deks LQ45 turun 6,27 poin atau 0,74 per­sen ke posisi 845,76.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

“Koreksi IHSG antara lain dipicu oleh profit taking sete­lah sempat mencapai rekor tertinggi baru pada pekan ini,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam ka­jiannya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Analis menyebutkan bahwa tekanan jual yang terjadi pada perdagangan Jumat lebih banyak dipicu oleh aksi am­bil untung setelah IHSG mencetak rekor tertinggi baru se­panjang pekan. Meski terkoreksi, fundamental pergerakan indeks dinilai tetap solid sehingga membuka ruang untuk rebound pada awal pekan.

Meski melemah sedikit pada akhir pekan, IHSG diper­kirakan berpeluang menguat pada perdagangan Senin (1/12). Pelaku pasar akan mencermati sejumlah data eko­nomi domestik yang dirilis awal pekan, antara lain data in­deks Manajer Pembelian (PMI) sektor manufaktur, neraca perdagangan, dan inflasi. Rangkaian data ekonomi tersebut diyakini menjadi katalis positif sekaligus memberikan arah pergerakan pasar pada awal Desember.

Selain itu, pasar juga menantikan rilis data cadangan devisa nasional yang dijadwalkan pada Jumat (5/12), yang berpotensi memberikan sentimen tambahan bagi perge­rakan IHSG.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.