Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Hari Ini, Hujan Bakal Mengguyur Kota-kota Besar di Tanah Air

📅 Senin, 01 Des 2025, 07:22 WIB | Oleh:
Cuaca Hari Ini, Hujan Bakal Mengguyur Kota-kota Besar di Tanah Air Doc: dok
Ket. Ilustrasi hujan mengguyur Jakarta.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas kota-kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Senin (1/12).

Dalam sistem peringatan dini cuaca BMKG, untuk wilayah Sumatera, kota-kota besar yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang yakni Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung.

“Aceh dan Padang diprakirakan udara kabur. Pekanbaru diprakirakan hujan lebat disertai kilat,” ujar Prakirawan BMKG Afif Shalahuddin dalam siaran yang diikuti dari Jakarta.

Hujan ringan hingga sedang juga berpotensi terjadi di Serang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Sementara Bandung berpotensi diguyur hujan lebat disertai kilat.

Begitu pula dengan Bali, Lombok, dan Kupang yang diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Di Pulau Kalimantan, Kota Pontianak dan Banjarmasin berpotensi diguyur hujan deras yang dapat disertai petir. Adapun Samarinda, Tanjung Selor, dan Palangkaraya berpotensi diguyur hujan ringan.

Sementara di Pulau Sulawesi, hujan ringan hingga sedang diprakirakan merata di seluruh kota besar yakni di Makassar, Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Kendari. Manado diprakirakan diguyur hujan lebat disertai kilat.

Berpindah ke wilayah paling timur, kota-kota seperti Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke diprakirakan diguyur hujan ringan hingga sedang. Adapun Manokwari diprakirakan diguyur hujan lebat disertai kilat.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan saat ini tengah memasuki periode peningkatan curah hujan yang menandai peralihan menuju puncak musim hujan.

Berdasarkan analisis tiga bulan terakhir, curah hujan terus mengalami kenaikan signifikan, dengan sebagian besar wilayah berada pada kategori menengah hingga tinggi.

Faisal menjelaskan fenomena La Nina lemah saat ini tengah berlangsung dan diprediksi bertahan hingga Maret 2026. Namun, dampaknya terhadap peningkatan curah hujan dinilai tidak terlalu signifikan saat puncak musim hujan nanti.

“La Nina lemah akan bertahan hingga awal tahun 2026, namun pada puncak musim hujan dampaknya terhadap penambahan curah hujan tidak terlalu signifikan. Meski begitu, curah hujan tinggi pada periode tersebut tetap perlu diwaspadai,” ujarnya

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan dampaknya terhadap aktivitas harian, khususnya di wilayah dengan curah hujan tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.