Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permukiman Warga Akan Direlokasi dari TPU Kebon Nanas Bertahap

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 19:12 WIB | Oleh:
Permukiman Warga Akan Direlokasi dari TPU Kebon Nanas Bertahap Doc: Antara/Muhammad Rizky Febriansyah
Ket. Warga beraktivitas di kawasan TPU Kober Rawa, Jatinegara, Jakarta, Rabu (26/11). Pemkot Jakarta Timur meminta warga agar segera mengosongkan tempat tinggal yang sudah dihuni di atas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas dan Kober Rawa Bunga serta menawarkan agar pindah ke Unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Timur menegaskan proses relokasi warga yang menempati lahan aset pemerintah di sekitar TPU Kebon Nanas akan dilakukan secara humanis dan bertahap.

"Kita melakukan sosialisasi kepada warga di TPU Kebon Nanas tidak serta-merta mengusir mereka. Kita mendekatkan dengan cara-cara kemanusiaan," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat.

Penataan lahan dilakukan untuk mengembalikan fungsi area tersebut sebagai fasilitas pemakaman, mengingat kebutuhan petak makam di Jakarta semakin mendesak.

Sebelum melakukan penertiban, pihaknya terlebih dahulu mengutamakan sosialisasi dan dialog agar warga memahami alasan penataan lahan tersebut. "Warga diberi penjelasan soal status lahan dan kebutuhan publik," ujar Munjirin.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur telah memberikan pemahaman kepada warga bahwa lahan yang selama ini mereka tempati merupakan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Lahan itu sewaktu-waktu harus dikembalikan untuk kepentingan umum, khususnya penambahan kapasitas makam.

"Kami menjelaskan kepada mereka bahwa DKI kekurangan petak makam. Dan tanah yang ditempati adalah aset pemda yang harus bisa digunakan ketika dibutuhkan," katanya.

Menurut Munjirin, penataan ini merupakan tindak lanjut dari rapat pimpinan di tingkat provinsi yang menyoroti semakin minimnya ketersediaan makam di Jakarta.

Dia menjelaskan bahwa lokasi pemakaman di Jakarta sangat kurang dan sangat terbatas. Berarti harus ada penambahan-penambahan.

"Penambahan itu kita optimalkan dulu aset-aset yang memang sudah dikuasai atau milik pemerintah daerah (pemda)," katanya.

Sebagai bagian dari pendekatan humanis tersebut, pemerintah menyiapkan berbagai alternatif hunian bagi warga yang terdampak.

Pemkot Jakarta Timur (Jaktim) menawarkan penempatan di rumah susun milik Pemprov DKI serta menyediakan lokasi binaan bagi warga yang memiliki usaha kecil.

"Yang penting tidak ada pengusiran mendadak. Kita siapkan rusun dan bagi yang punya usaha kita arahkan masuk ke lokasi binaan. Semua dilakukan sebaik mungkin," katanya.

Langkah ini dilakukan agar proses relokasi tidak menimbulkan gejolak sosial dan warga tetap memiliki jaminan tempat tinggal serta mata pencaharian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.