Rupiah Diprediksi Masih Tertekan Hari Ini (7/1)
📅 Selasa, 07 Jan 2025, 11:15 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA – Tekanan eksternal diperkirakan masih kuat, seperti perkembangan ekonomi Tiongkok dan kecemasan pasar terhadap kebijakan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat rupiah pada umumnya melemah oleh kekhawatiran dan antisipasi kebijakan proteksionisme AS ketika Trump menjabat dalam waktu dekat. Ini berkaca dari data indikator jasa Tiongkok pada Desember yang walaupun mengalami kenaikan dan menandakan pemulihan ekonomi Tiongkok, tetapi belum mampu membantu pergerakan mata uang di Asia.
Karenanya, rupiah diperkirakan masih belum akan lepas dari tekanan. Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (7/1), bergerak melemah di kisaran 16.150-16.250 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan, Senin (5/1) sore, melemah 1 poin atau 0,62 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.198 rupiah per dollar AS.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan nilai tukar (kurs) Rupiah masih mendapatkan tekanan dari dollar Amerika (AS) pada awal pekan ini. Indeks dollar AS terlihat berada di level tinggi dalam dua tahun terakhir, yakni berkisar 108,93.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pasar masih mengantisipasi sentimen penguat dollar yang dibawa dari tahun lalu seperti kebijakan ekonomi Trump yang protektif, perang,” ujarnya di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!