Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh! 80 Persen Penduduk RI Belum Bankable

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 19:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Waduh! 80 Persen Penduduk RI Belum Bankable Doc: istimewa
Ket. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang/Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti

JAKARTA-Masyarakat Indonesia masih banyak yang belum terjangkau layanan lembaga keuangan formal. Akibatnya berbagai program pemerintah baik berupa bantuan sosial (bansos) atau skema lainnya tidak bisa diakses warga berpenghasilan rendah.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, menegaskan sekitar 80 persen penduduk Indonesia belum bankable. "Masalahnya tidak hanya penduduk yang tinggal di desa tetapi juga di kota masih tidak bankable,"tegas Esther, Senin (24/11).

Dirinya hendak merespon laporan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat sekitar 50 juta penduduk Indonesia belum memiliki rekening bank.

Menurut Esther, untuk membuat mereka punya rekening bank itu agak sulit karena sebagian besar kerja di sektor informal 

Kemudian, mereka keberatan dengan potongan administrasi setiap bulannya di akun bank mereka karena saldo mereka hanya sedikit

Literasi keuangan mereka rendah, oleh karena itu seharusnya yang bisa diupayakan melakukan pendekatan kepada mereka yang unbanked kemudian diberikan pencerahan agar literasi keuangannya meningkat. "Kemudian potongan administrasi ditiadakan,"ucap dia.

Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB Suhartoko mengatakan, dalam teknologi pembayaran yang semakin maju dengan memanfaatkan teknologi informasi maka sudah tepat ada upaya meningkatkan kepemilikan rekening Bank.

Peningkatan kepemilikan rekening bank akan semakin mempercepat dan meningkatkan efisiensi pembayaran. Dampaknya diharapkan juga meningkatkan transaksi di sektor riil dan penjualan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah).

 Namun demikian terang Suhartoko, perlu juga diimbangi peningkatan literasi keuangan dengan edukasi dan sosialisasi penggunaan termasuk risikonya. 

"Karena kejahatan dengan memanfaatkan rekening bank juga semakin meningkat, sehingga perlu digalakan sosialisasi dan edukasi,"ucap dia.

Suhartoko juga secara khusus mendorong agar sosialisasi dan edukasi perlu dimasifkan di wilayah Timur atau remote area agar semakin banyak yang dilayani akses perbankan formal.

Diketahui, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat sekitar 50 juta penduduk Indonesia belum memiliki rekening bank sehingga pemerintah menargetkan seluruh warga memiliki rekening tunggal untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan serta efektivitas penyaluran program ekonomi. 

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan kepemilikan rekening menjadi prasyarat dasar bagi masyarakat untuk terhubung dengan layanan keuangan formal. “Saat ini terdapat sekitar 50 juta penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening,” kata Anggito dalam acara Munas XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Jumat. 

Berdasarkan data LPS, tingkat penduduk tanpa rekening tertinggi berada di Kalimantan dengan porsi 25,55 persen, disusul Sulawesi, Maluku, dan Papua sebesar 23,47 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.