Waduh! Mobil SPPG MBG Angkut Sangkar Burung, Pemkab Batang Selidiki
Senin, 24 Nov 2025, 19:27 WIBBATANG, JAWA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyelidiki mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digunakan untuk mengangkut sangkar dan burung merpati yang seharusnya untuk membawa menu MBG.
Wakil Bupati Batang Suyono, di Batang, Senin (24/11), mengatakan bahwa kendaraan tersebut semestinya menjadi armada steril untuk kepentingan kesehatan pangan bagi anak sekolah dan ibu hamil.
"Mobil SPPG MBG yang seharusnya untuk mengangkut makanan justru digunakan mengangkut sangkar burung dan sepeda motor. Ini jelas tidak sesuai standar operasional prosedur," katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut berbahaya untuk kesehatan para siswa karena menu MBG dapat tercemar oleh sisa kotoran burung yang tertinggal di mobil.
Program MBG, kata dia, merupakan salah satu prioritas kebijakan program pemerintah untuk mendukung pemenuhan gizi para pelajar.
"Oleh karena itu, mobil SPPG MBG harus steril, dan jangan dibuat macam-macam. Ini pelanggaran dan perlu perhatian serius dari pengelola," katanya.
Menurut dia, pihaknya segera menelusuri asal kendaraan yang digunakan untuk mengangkut sangkar burung serta akan memastikan sanksi dan pembinaan dapat diberikan sesuai koridor.
"Kami akan mencari tahu itu mobil dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi mana. Teguran lisan dan tertulis akan diberikan agar tidak terulang lagi,â ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa aksi ceroboh seperti itu dapat menjadi contoh buruk bagi masyarakat dan merusak citra Program MBG yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah.
"Kalau masyarakat melihat seperti ini bisa menjadi penilaian negatif. Padahal, program ini untuk kebaikan bersama," katanya.
Diketahui mobil milik Badan Gizi Nasional (BGN) berpelat nomor B 9670 SCL membawa sangkar burung dan kendaraan saat acara lomba burung merpati di Desa Pesaren, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Minggu (23/11) siang. Ant
- Program MBG
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi Lewat Pembangunan Zona Integritas
-
BGN Tegaskan Program MBG Utamakan Ibu Hamil, Balita, dan Ibu Menyusui Bukan Hanya Siswa
-
Dua Gempa Beruntun Goyang Sumbar dan Sumut, BMKG: Tidak Picu Tsunami
-
Anggota DPRD Banten Desak Program MBG Dievaluasi Menyeluruh karena Tak Sesuai Standar Kesehatan dan Gizi
-
Program MBG Punya Command Center Nasional, Launching Mei 2026
-
Kejutan Besar, 11 Debutan Indonesia Siap Guncang All England 2026, Siapa Saja Penghancur Raksasa?
-
BGN Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN, Bagikan Pengalaman dan Praktik Terbaik MBG
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.