AS-Tiongkok Gelar Perundingan Keamanan Maritim

Senin, 24 Nov 2025, 02:50 WIB

BEIJING - Militer Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok pekan ini akan mengadakan perundingan keamanan maritim yang terbuka dan konstruktif, kata Angkatan Laut Tiongkok pada Sabtu (22/11), ketika kedua negara adidaya itu secara bertahap memulihkan komunikasi militer-ke-militer setelah beberapa bulan ketegangan perdagangan.

Pertemuan tingkat kerja berlangsung pada tanggal 18-20 November di Hawaii, menurut postingan di akun media sosial resmi Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat.

Ket. Foto: Pete Hegseth — Sumber: AFP/NICOLAS TUCAT

Kelompok kerja tersebut akan mengadakan pertemuan lanjutan pada tahun 2026, kata Angkatan Laut Tiongkok.

Para pejabat militer AS dan Tiongkok sebelumnya mengadakan pembicaraan pada April dimana itu merupakan pertemuan tingkat kerja pertama mengenai isu-isu militer sejak awal masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump. Pembicaraan yang diadakan dua kali setahun ini dikenal sebagai kelompok kerja perjanjian konsultasi maritim militer (MMCA).

"Kedua belah pihak telah melakukan pertukaran informasi yang jujur ​​dan konstruktif, terutama pertukaran pandangan mengenai situasi keamanan maritim dan udara terkini antara Tiongkok dan AS," demikian pernyataan yang dipublikasikan Angkatan Laut Tiongkok.

Tiongkok juga mengkritik operasi kebebasan navigasi AS dalam pernyataan tersebut. Operasi-operasi ini sering dilakukan di Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan (LTS), perairan internasional yang diklaim kedaulatannya oleh Tiongkok.

"Tiongkok dengan tegas menentang segala pelanggaran dan provokasi," kata Angkatan Laut Tiongkok dalam pernyataannya, merujuk pada pelayaran transit maritim dan penerbangan yang dilakukan oleh pasukan AS.

Kedua belah pihak juga membahas kasus-kasus umum pertemuan laut dan udara antara kedua militer untuk membantu angkatan laut dan udara garis depan Tiongkok dan AS berinteraksi secara lebih profesional dan aman, kata Angkatan Laut Tiongkok.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengemukakan kekhawatiran tentang aktivitas Tiongkok di LTS dan sekitar Taiwan dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Tiongkok, Dong Jun, bulan lalu.

Terkait perundingan keamanan maritim ini, Pentagon telah mendorong peningkatan komunikasi dengan Tiongkok mengenai modernisasi militer dan postur regionalnya, menyerukan transparansi yang lebih besar mengenai pengembangan senjata nuklirnya dan lebih banyak diskusi tingkat teater dengan para komandan militer. ST/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.