Indonesia dan Russia Sepakat Perluas Kerja Sama Maritim, Logistik, dan Pendidikan
Minggu, 09 Nov 2025, 19:00 WIBJAKARTA - Indonesia dan Russia sepakat memperkuat hubungan bilateral melalui perluasan kerja sama di sektor maritim, logistik, dan pendidikan. Kesepakatan itu disampaikan usai pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Maritim Russia Nikolai Patrushev, yang juga menjabat sebagai Penasihat Presiden Russia, pada Sabtu, 8 November 2025.
Airlangga menjelaskan bahwa pembahasan utama dalam pertemuan tersebut berfokus pada upaya memperluas kemitraan strategis untuk meningkatkan kapabilitas dan infrastruktur maritim Indonesia.
"Pengembangan sektor maritim dan logistik merupakan prioritas nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antarwilayah," ujar Airlangga.
Ia menambahkan, pemerintah Indonesia saat ini tengah menggenjot pembangunan infrastruktur dan memperluas kapasitas industri, terutama di sektor pelabuhan, galangan kapal, serta transportasi laut. Langkah tersebut juga dibarengi dengan pembukaan peluang kolaborasi global untuk memperkuat kemandirian dan daya saing sektor maritim nasional.
Dari pihak Russia, Patrushev menegaskan kesiapan Moskow untuk bekerja sama dalam pengembangan infrastruktur logistik maritim, termasuk alih teknologi pelayaran dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknik kelautan.
"Kami juga sedang menjajaki kemitraan pendidikan dengan lembaga-lembaga maritim Indonesia melalui program pelatihan di universitas-universitas terkemuka di St. Petersburg," kata Patrushev.
Ia menambahkan, pemerintah Russia bermaksud memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan teknologi maritim untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan tenaga kerja terampil.
Selain itu, Patrushev menyoroti pentingnya kolaborasi dalam memperkuat rute pelayaran internasional dan konektivitas maritim global, sebagai bagian dari kerja sama yang lebih luas antara kedua negara.
Airlangga menyambut positif tawaran kerja sama tersebut dan memuji keunggulan ilmiah serta teknologi Russia, terutama dalam bidang riset dan inovasi maritim.
"Hal ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan akses pendidikan lanjutan," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan menindaklanjuti proposal kerja sama yang dibahas dalam pertemuan tersebut dan segera melaporkan hasilnya kepada Presiden Prabowo. Menurutnya, kemitraan strategis dengan Russia diharapkan dapat memperkuat kedaulatan ekonomi maritim Indonesia sekaligus memperluas peran negara dalam perdagangan dan konektivitas global.
Pertemuan ini juga menandai komitmen kedua negara untuk melanjutkan kolaborasi di bidang pertahanan maritim dan industri kelautan, setelah sebelumnya Indonesia dan Russia sepakat meningkatkan hubungan angkatan laut dalam forum kerja sama di Jakarta.
- Pendidikan
- Airlangga Hartarto
- Maritim
- Logistik
- Kerja Sama Bilateral
- Menko Perekonomian
- Asta Cita
- Russia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Miris! 2.663 Pegawai Pemprov Jabar Gila Judol, Mayoritas PPPK, Sanksi Pecat Menanti
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah Ajang Penyelenggaraan "Harmony in Diversity Award 2026"
-
Final Piala Dunia Dijaga Ketat: NORAD Berlakukan Pembatasan Terbang, Presiden AS, Kanada, dan Meksiko Hadir!
-
Jakarta Robotic Games Jadi Agenda Tahunan, Gubernur Pramono: Cetak Talenta AI
-
Resmi! Jember Fashion Carnaval 2026 Rilis Tema HEAL, saat Fashion Suarakan Kepedulian pada Manusia dan Bumi
-
Jangan Sekadar Slogan, Tema Kemerdekaan Momentum Benahi Pendidikan
-
Pemberantasan Korupsi Harus Dibarengi Kesadaran Etika dan Moral
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.