Menko Pangan Ajak Semua Pihak Sukseskan MBG sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat di Daerah
Minggu, 23 Nov 2025, 17:35 WIBPontianak - Menteri Koordinator Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program pemerintah untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
"Saya menekankan bahwa MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Program ini ingin mengubah peradaban, membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang baru," kata Menko Pangan Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Bupati Kubu Raya pada Minggu (23/11).
Dalam paparannya Menko Pangan menjelaskan skala kebutuhan pangan harian yang harus dipenuhi untuk menjalankan Program MBG tahun 2026. Dengan jumlah penerima mencapai 82,9 juta jiwa, kata dia, maka kebutuhan bahan pangan pokok meningkat signifikan.
Jika setiap penerima membutuhkan satu butir telur setiap hari, lanjut dia, maka diperlukan 82,9 juta butir telur per hari. Begitu juga apabila lauk yang disajikan berupa ikan, dibutuhkan sekitar 82,9 juta potong ikan setiap hari.
"Kebutuhan sebesar itu tentu menggerakkan banyak sektor. Mulai dari peternak, petani, hingga nelayan. MBG tidak bisa dipandang hanya sebagai konsumsi, karena dia memiliki kaitan langsung dengan pemberdayaan pelaku pangan di seluruh Indonesia," kata Menko Zulkifli Hasan.
Ia menegaskan efek berganda dari Program MBG akan dirasakan luas, terutama di tingkat akar rumput. Dengan meningkatnya permintaan telur, ikan, sayur, dan bahan pangan lainnya, maka rantai pasok pangan lokal akan tumbuh lebih kuat.
"Itu akan membangun ekonomi kerakyatan. Di mana-mana nanti akan terlihat dampaknya pada gerakan ekonomi rakyat. Jadi makan bukan hanya sekadar bantuan. Makan dalam program ini memberikan dampak yang sangat luas. Maka ayo kita sukseskan bareng-bareng," kata Menko Zulkifli Hasan.
Menko Pangan juga memastikan ketersediaan pangan secara nasional tetap terjaga dalam kondisi aman. Ia mengungkapkan pemerintah terus melakukan langkah antisipatif untuk memastikan distribusi pangan lancar dan harga terkendali.
"Alhamdulillah, aman," kata dia.
Program MBG merupakan salah satu kebijakan besar pemerintah yang diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap penurunan angka stunting, peningkatan kualitas gizi anak Indonesia, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penguatan produksi dan distribusi pangan nasional.
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Banyuwangi Layani Kesehatan Lansia Lewat Program Pelayanan Keliling
-
Akselerasi Solusi Proteksi Syariah kepada Keluarga Indonesia, Generali Indonesia Hadirkan GEN Syariah Perlindungan Aman dengan Manfaat yang Bertumbuh, Bertambah dan Berkah
-
Pemkab Deli Serdang Gelar Safari Ramadhan Keliling Kecamatan, Fokus Pererat Silaturahmi dan Dengarkan Aspirasi
-
Cap Go Meh Singkawang Tampilkan 727 Tatung
-
UEA Kirim 30 Ton Kurma Premium untuk Indonesia, Simbol Persaudaraan Ramadhan 1447 H
-
MBG Ditegaskan Tak Ganggu Anggaran Pendidikan 2026
-
MBG Miliki Potensi Besar Dorong Ekonomi Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.