Ini Kisah Foldyester, Brand Lokal yang Sukses di Industri Tas Pria
📅 Minggu, 23 Nov 2025, 19:42 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Shopee
Di antara banyak cerita sukses, ada satu nasihat yang diam-diam membuka mata tentang peluang masa depan. Begitulah perjalanan Foldyester, brand lokal yang menjalankan bisnisnya dengan berpegang pada nasihat dari sang mentor hingga kini sukses terjun di industri tas pria.
Mengawali bisnisnya enam tahun lalu, Apritzal Kurniawan, sang pemilik yang kala itu berusia 24 tahun, terus mengingat satu pesan sang mentor yaitu ‘Setiap celah itu pasti ada potensi. Kalau kamu lihat celah tapi tidak berani masuk, orang lain yang akan ambil peluang itu.’ Pesan inilah yang mendorongnya untuk mewujudkan mimpi dan merancang bisnis dengan strategi yang matang yaitu bergabung dengan Shopee sejak awal.
Apritzal Kurniawan, Founder Foldyester mengatakan, waktu itu saya memang lagi bingung arah. Rasanya mau bergerak, tapi bingung mau mulai dari mana. Nasihat itu seperti tantangan yang langsung membakar semangat, mengajak untuk berani melihat peluang.
“Saya bukan lulusan desain atau anak bisnis, tapi ketika mentor mengajak saya main ke sebuah workshop tas, lihat prosesnya, lihat ritme-nya, ada rasa ‘wah ini seru banget’ yang langsung nyala! Dari situ, saya mulai riset tipis-tipis industri tas pria, trennya, bentuknya, pasarnya, sampai strategi marketing yang sejak awal saya pilih lewat Shopee. Sampai akhirnya merancang backpack lipat berbahan polyester, dan dari konsep ‘fold’ itulah akhirnya lahir nama Foldyester,” ungkapnya.
Lewat desain simple dan keinginan besar untuk membuat produk yang bermanfaat, Apritzal memulai produksi dari skala kecil di Bandung pada tahun 2019. Tidak ada studio besar, tidak ada modal ratusan juta, hanya kemauan untuk mencoba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah melakukan melakukan berbagai percobaan akhirnya Foldyester memperkenalkan koleksi pertamanya di Shopee dengan konsep foldable, compact, dan durable. Produk tasnya dirancang untuk para komuter, mahasiswa, pekerja kreatif, dan siapa pun yang mobilitasnya tinggi.
Tidak hanya memperhatikan bagaimana cara pria memilih tas, Apritzal juga juga melakukan riset dengan seksama terhadap pengalaman pemakai, seperti tali tas yang membuat pundak terasa sakit, bagian tas mana yang paling cepat sobek, hingga detail kecil yang sering luput dari perhatian. Setiap masukan dan keluhan pengguna dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki desain berikutnya.
Kini, setiap produk dikembangkan bersama tim R&D kecilnya di Bandung, menggunakan bahan lokal seperti taslan water repellent dan material ringan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jatuh bangunnya perjalanan Foldyester tidak pernah dilalui sendirian. Sejak awal, Shopee menjadi teman mereka untuk bertumbuh dan menjadi platform penjualan utama Foldyester. Rumah yang membuka pintu dengan jangkauan akses yang lebih luas dan mendorong perkembangan bisnis lebih cepat.
Dengan dukungan kampanye tematik, Shopee Ads, serta fitur interaktif seperti Shopee Affiliate Program, Shopee Live, dan Shopee Video, pendapatan Foldyester dalam dua tahun terakhir melesat rata-rata hingga 3x lipat setiap tahunnya. Bahkan koleksi hanging pouch pernah terjual lebih dari 300 pcs per minggu di Shopee, dan masih menjadi produk best-seller.
“Shopee itu simpel, user interface-nya enak, mudah digunakan, dan dari dulu sudah jadi pemenang di antara yang lain. Keamanannya terjamin, dan dukungannya untuk UMKM itu nyata, bukan sekadar slogan,” ujar dia.
“Jadi kenapa tidak terus melangkah di Shopee? Di sinilah kami memaksimalkan inovasi produk, cara jualan yang lebih seru dan interaktif lewat inisiatifnya yang tiada habis. Tinggal bagaimana kami mengatur tampilan toko dan menggiring konsumen supaya aware dan akhirnya percaya dengan brand kami,” tambahnya.
Membangun bisnis di usia muda menuntut Apritzal untuk beradaptasi dengan sangat cepat. Belajar mengelola tim, memahami perilaku pelanggan, dan memastikan produk selalu relevan dengan tren pasar.
Baginya, tantangan terbesar bukan hanya soal kompetisi, tapi menjaga konsistensi di setiap langkah. Kini, Foldyester tumbuh bersama puluhan tenaga kerja lokal yang terus bertambah, menjadi bukti bahwa mimpi kecil yang dikerjakan dengan tekun bisa membuka dampak besar bagi orang sekitar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!