Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Famtrip dan 'Business Matching' Upaya Promosikan Wisata Jateng-DIY ke Pasar Tiongkok

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 17:13 WIB | Oleh:
Famtrip dan 'Business Matching' Upaya Promosikan Wisata Jateng-DIY ke Pasar Tiongkok Doc: ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata
Ket. Seorang wisatawan asal Tiongkok mencoba cara memasak tradisional selama mengikuti famtrip yang digelar di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

JAKARTA - Kementerian Pariwisata mempromosikan wisata Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kepada pasar Tiongkok melalui kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) dan business matching yang melibatkan pelaku usaha perjalanan wisata (travel agent) negara tersebut.

“Kami ingin memperkenalkan Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai destinasi unggulan Indonesia selain Bali, yang menawarkan pengalaman budaya dan kebugaran yang autentik," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (20/11).

Melalui kegiatan famtrip yang berlangsung pada 9 sampai 14 November di Yogyakarta dan Magelang itu, Yogyakarta dikenalkan sebagai representasi budaya Jawa yang khas, di mana sejarah, spiritualitas, dan kreativitas berpadu dalam harmoni.

Agen perjalanan Tiongkok diajak merasakan langsung perpaduan warisan budaya, kebugaran, dan atraksi yang mendefinisikan kawasan ini.

"Pengalaman tersebut diharapkan dapat menginspirasi mereka mengembangkan paket tur tematik baru bagi wisatawan,” katanya.

Kegiatan yang diinisiasi bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Shanghai tersebut, diisi dengan sesi business matching yang mempertemukan buyers asal Tiongkok dengan 22 pelaku pariwisata lokal, mulai dari agen perjalanan, perusahaan manajemen destinasi (DMC), hotel, akomodasi, hingga penyedia atraksi.

Asisten Deputi Bidang Pemasaran Asia Timur, Australia, dan Oceania Kemenpar, Yulia, menambahkan Tiongkok merupakan pasar strategis bagi Indonesia.

Pada 2024, Indonesia menyambut sekitar 1,19 juta wisatawan Tiongkok, menempatkan Tiongkok sebagai pasar sumber terbesar keempat setelah Malaysia, Australia, dan Singapura.

Hingga September 2025, jumlah kedatangan wisatawan Tiongkok mencapai 1,018 juta atau meningkat 8,83 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan pertumbuhan tersebut, Yulia optimistis kegiatan famtrip dan promosi yang konsisten akan semakin memperkuat pengakuan Yogyakarta dan Borobudur di kalangan wisatawan Tiongkok yang mencari pengalaman bermakna dan berkualitas.

“Ini sejalan dengan arah baru Indonesia untuk menginspirasi wisatawan global agar benar-benar Go Beyond Ordinary saat menjelajahi Nusantara,” kata Yulia.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai Berlianto Situngkir mengapresiasi kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia.

“Ini mencerminkan komitmen Indonesia memperkuat pertukaran antar masyarakat atau people-to-people exchange dengan Tiongkok melalui lanskap pariwisata Indonesia yang terus berkembang yang autentik, kaya budaya, dengan wellness, dan berkelanjutan,” ujar Berlianto. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.