Turki Intensifkan Diplomasi Perdamaian untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
📅 Senin, 17 Nov 2025, 21:42 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: pexels
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan membahas inisiatif untuk melanjutkan pembicaraan soal penyelesaian konflik Russia-Ukraina dalam rapat kabinet pada Senin (17/11), menurut sumber diplomatik Turki.
Pada 15 November, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan bahwa konflik tersebut kini mendekati tahap penangguhan dan putaran negosiasi baru tidak dikesampingkan.
"Konflik Ukraina dan inisiatif mediasi Ankara untuk penyelesaiannya akan masuk agenda rapat kabinet hari ini dengan Presiden [Recep] Tayyip Erdogan,” kata sumber tersebut.
Pada 11 November, The Times melaporkan mengenai penangguhan pembicaraan Rusia-Ukraina. Laporan tersebut muncul setelah surat kabar Inggris itu mewawancarai Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Sergiy Kyslytsya, yang ikut serta dalam negosiasi di Istanbul.
Menanggapi pernyataan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Russia Maria Zakharova mengatakan bahwa Ukraina telah melanggar "janji terakhirnya" terkait pertukaran tahanan dengan menukar kurang dari 30 persen dari 1.200 orang yang telah disepakati.
Sebaiknya Anda baca juga:
Russia dan Ukraina telah menggelar tiga putaran pembicaraan langsung di Istanbul, yang menghasilkan pertukaran tahanan. Russia juga menyerahkan jenazah prajurit Ukraina yang gugur. Kedua pihak juga saling menukar draf memorandum mengenai penyelesaian konflik.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Russia Sergey Lavrov menekankan bahwa Russia siap membahas aspek politik dari penyelesaian tersebut dengan Ukraina.
Namun, Russia hingga kini belum menerima tanggapan dari Ukraina atas usulan pembentukan tiga kelompok kerja untuk menangani secara lebih spesifik isu kemanusiaan, militer, dan politik, yang diajukan Russia pada putaran ketiga pembicaraan di Istanbul pada Juli 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menolak undangan Presiden Russia Vladimir Putin untuk datang ke Moskow guna melakukan pembicaraan. Ant/Sputnik-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!