Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Étoile Dance Center dan Ballet Manila Persembahkan Balet Cinderella, Dongeng Klasik yang Hidup di Atas Panggung

📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 09:05 WIB | Oleh:
Étoile Dance Center dan Ballet Manila Persembahkan Balet Cinderella, Dongeng Klasik yang Hidup di Atas Panggung Doc: Étoile Dance Center
Ket. Salah satu adegan dalam pertunjukkan balet Cinderella. Dongeng klasik pesembahan oleh Étoile Dance Center dan Ballet Manila akan tampil di Ciputra Artpreneur, Jakarta pada tanggal 15-16 November 2025.

JAKARTA - Di tengah arus hiburan digital yang serba instan, seni pertunjukan masih memegang peran penting sebagai ruang bagi imajinasi, ekspresi, dan keindahan. Dari panggung teater hingga tari, setiap gerak dan irama menghadirkan pengalaman yang tak tergantikan oleh layar.

Terinspirasi oleh kekuatan seni untuk menghidupkan kembali dongeng klasik, Étoile Dance Center kembali menggelar pertunjukan balet tahunan mereka. Bekerja sama dengan Ballet Manila, salah satu ballet company ternama di Asia, dongeng klasik Cinderella akan tampil spektakuler di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada 15–16 November 2025.

Pertunjukan tersebut menghadirkan kolaborasi lintas negara yang memadukan profesionalisme internasional dengan semangat penari Indonesia, dan dikemas dengan cara yang segar dan menyenangkan agar bisa dinikmati oleh penonton dari berbagai usia.

“Cinderella selalu menjadi dongen yang menggugah karena menggambarkan kekuatan harapan. Melalui pertunjukkan ini, kami ingin mengajak penonton untuk percaya bahwa keajaiban bukan sekadar fantasi, tetapi sesuatu yang lahir dari kerja keras, disiplin, dan keyakinan diri,” kata Executive Producer Ballet Cinderella Jakarta & Founder Étoile Dance Center Archangela Lina Lukman, melalui keteranganya pada hari Jumat (15/11).

“Kolaborasi dengan Ballet Manila memperkaya pengalaman artistik para penari kami, dan menjadi langkah besar untuk menunjukkan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di panggung global,” tambahnya.

Dongeng Cinderella adalah tentang kebaikan hati, keajaiban, dan cinta sejati. Dengan bantuan Ibu Peri, Cinderella berubah dari gadis sederhana menjadi sosok anggun nan memikat yang berhasil merebut hati Pangeran di pesta dansa kerajaan.

Namun, ketika lonceng berdentang di tengah malam, sihir pun memudar, meninggalkan hanya sepasang sepatu kaca sebagai tanda. Pangeran kemudian memulai pencarian untuk menemukan pemiliknya yang sebenarnya, perjalanan yang akhirnya mempertemukannya kembali dengan Cinderella dalam sebuah pernikahan kerajaan yang megah dan penuh sukacita.

Pertunjukan full-length ballet ini menggabungkan pesona klasik dengan koreografi modern, yang akan dibawakan oleh para ballerina dari Ballet Manila dan penari balet Indonesia. Tidak hanya menghadirkan balet klasik, pementasan Cinderella juga memadukan unsur tarian broadway dan waacking ke dalam alur cerita, menciptakan dinamika gerak yang lebih ekspresif dan modern.

Pertunjukkan Cinderella dikemas dengan perpaduan tata cahaya sinematik, dan kostum megah yang dirancang untuk memperkuat karakter tiap tokoh, pertunjukan ini diciptakan oleh Lisa Macuja Elizalde dari Ballet Manila.

Pergelaran itu juga menghadirkan deretan penari muda Indonesia yang terpilih melalui proses audisi intensif. Salah satunya adalah Neva Elena, “Bergabung di produksi Cinderella adalah pengalaman yang tidak terlupakan.

“Saya belajar banyak dari para profesional Ballet Manila, dan juga menemukan kebanggaan tersendiri karena bisa membawa identitas dan semangat Indonesia ke atas panggung. Balet ini bukan hanya tentang kisah dongeng, tapi tentang perjalanan menemukan diri sendiri,” ungkap Neva.

Étoile Dance Center berharap Cinderella menjadi pengalaman panggung yang menginspirasi keluarga dan pecinta seni di Indonesia. Dengan cerita yang hangat, visual yang menawan, serta pesan moral yang kuat, pertunjukan ini dirancang untuk bisa dinikmati semua usia, dari penonton muda hingga penikmat balet berpengalaman.

Penampilan mereka memiliki makna emosional tersendiri bagi Archangela, yang mendirikan Étoile Dance Center pada 2011. Nama ini merupakan wadah untuk menumbuhkan kecintaan pada balet dan menari pada generasi muda.

“Lewat tarian, saya ingin menginspirasi orang lain. Mimpi saya, suatu hari nanti di Indonesia akan ada banyak pertunjukan balet seperti di luar negeri, di mana orang bisa menonton kapan pun mereka mau,” tutur Archangela.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.