302 PMI Dideportasi dari Malaysia, Satgas TPPO Kepri Beri Layanan Pemulihan Trauma
📅 Jumat, 14 Nov 2025, 08:24 WIB | Oleh: Tim PenulisDia menjelaskan, dari total jumlah deportan ini, sebanyak 150 orang dipulangkan dari Depo Imigrasi Pekan Nenas dengan biaya dari Pemerintah Indonesia karena tergolong rentan. Selebihnya, sebanyak 150 orang dipulangkan dengan fasilitasi Program M, yaitu inisiatif strategis yang dirancang oleh Pemerintah Malaysia untuk pemulangan tahanan warga negara asing, khususnya WNI atau PMI yang tidak memiliki izin resmi di wilayah semenanjung Malaysia.
Pemulangan kali ini, lanjut dia, juga termasuk dua orang yang ditampung di Tempat Singgah Sementara (TSS) KJRI Johor Bahru dengan pembiayaan mandiri.
Adapun proses deportasi ini dilakukan melalui dua kapal dan pelabuhan yang berbeda di Johor yaitu pelabuhan Pasir Gudang dengan feri Alya Express 3 yang berangkat pada pukul 13.30 WS dan pelabuhan Stulang Laut dengan feri Citra Regency yang berangkat pukul 13.45 WS.
Sigit menambahkan, Pelabuhan Batam Center Kepri menjadi pintu masuk bagi kepulangan para deportan tersebut. Mereka akan ditempatkan pada tempat penampungan P4MI Batam untuk proses pendataan, sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berpesan agar para deportasi tidak lagi masuk dan bekerja secara ilegal di Malaysia ataupun negara lain.
Disampaikan pula bahwa para deportan akan masuk dalam daftar blacklist imigrasi, sehingga tidak dapat kembali masuk dan bekerja di Malaysia.
Berdasarkan data dari KJRI Johor Bahru, sejak periode Januari sampai dengan 13 November 2025, KJRI telah memfasilitasi deportasi 5.286 WNI/PMI.
Sebaiknya Anda baca juga:
Konjen RI juga menambahkan bahwa hingga akhir bulan November ini masih terdapat sebanyak 237 orang yang akan segera dipulangkan ke Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!