Perkuat Infrastruktur Pengendalian Banjir, Pemkot Jaktim Bangun 2 Waduk di Cakung
📅 Selasa, 11 Nov 2025, 17:33 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur meninjau dua lokasi pembangunan waduk di wilayahnya sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengantisipasi risiko banjir.
Dua lokasi tersebut berada di Waduk Giri Kencana Kecamatan Cipayung, dan Waduk Aneka Elok, Kecamatan Cakung.
"Alhamdulillah, hari ini kita bisa meninjau dua lokasi pembangunan waduk di Jakarta Timur sebagai upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meminimalisir bahaya banjir," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Waduk Giri Kencana, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (11/11).
Kedua proyek ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir di wilayah setempat.
Menurut Munjirin, proses pembangunan kedua waduk tersebut saat ini masih berlangsung dan diharapkan selesai tepat waktu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mudah-mudahan bisa rampung sebelum tenggat kontrak, yaitu 15 Desember. Dengan selesainya waduk ini, masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan dan terbebas dari banjir," ujarnya.
Selain fungsi utama sebagai tampungan air, pemerintah juga menyiapkan fasilitas penunjang di sekitar waduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Sebaiknya Anda baca juga:
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin meninjau pembangunan Waduk Giri Kencana, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (11/11). Antara/Siti Nurhaliza
"Ada sarana dan prasarana yang dibangun agar waduk ini bisa menjadi ruang publik sekaligus kawasan resapan air," ucap Munjirin.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur Abdul Rauf Gafar menjelaskan, secara teknis kedua waduk memiliki peran penting dalam menampung limpasan air hujan.
"Waduk Giri Kencana ini bisa mereduksi hampir 20 ribu meter kubik air dari aliran penghubung (Phb) Cilangkap. Sedangkan Waduk Aneka Elok juga berfungsi serupa, membantu mengurangi genangan di sekitarnya," kata Rauf.
Kapasitas tampung waduk ditingkatkan sekitar empat ribu meter kubik dan dilengkapi pompa berkapasitas 2.000 liter per detik. "Dengan tambahan kapasitas ini, genangan di kawasan sekitar sudah jauh berkurang," ujarnya.
Dia memastikan proyek berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!