Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Papua Barat Daya Evaluasi Kawasan Transmigrasi

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 08:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Barat Daya Evaluasi Kawasan Transmigrasi Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemkab Sorong bersama masyarakat dari kawasan transmigrasi melaksanakan evaluasi di Kabupaten Sorong, Senin (10/11/2025).

AIMAS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan kawasan transmigrasi sebagai langkah strategis untuk menilai hasil pelaksanaan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral PBD, Ronald Noya, di Sorong, Selasa (11/11), menjelaskan evaluasi tersebut mencakup 10 distrik dan 45 kampung yang berada dalam di kawasan transmigrasi Klamono-Saigun, untuk melihat sejauh mana pemberdayaan itu dilakukan.

"Evaluasi ini untuk melihat sejauh mana masyarakat lokal telah beradaptasi dengan program transmigrasi yang kini difokuskan untuk warga asli Papua," ucapnya.

Menurut dia, kementerian sudah tidak lagi mengirim transmigran dari luar Papua. Karena itu arah kebijakan kini lebih kepada pemberdayaan masyarakat lokal, bagaimana mereka bisa membangun kebiasaan baru dan mengelola potensi ekonomi di wilayahnya sendiri.

Program transmigrasi lokal yang telah dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong sejak 2017–2018 kini masuk dalam 45 kawasan prioritas nasional Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan menjadi bagian dari agenda strategis Presiden Prabowo Subianto.

"Kami evaluasi beberapa proyek pembangunan yang telah dilaksanakan diantaranya pembangunan jalan, sekolah, toilet umum, serta fasilitas pendidikan dan pelatihan keterampilan masyarakat," katanya.

Kemudian, tambah dia, dari sisi pemerintah provinsi telah diberikan bantuan di bidang pertanian dan pelatihan Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di kawasan tersebut.

"Sesuai hasil evaluasi bahwa meski sejumlah capaian telah terealisasi, kita menemukan ada tantangan, terutama terkait akses jalan dan pemasaran hasil produksi pertanian masyarakat," ujarnya.

Masyarakat sudah menanam dan berproduksi, tetapi masih kesulitan menjual hasilnya karena akses jalan yang terbatas. "Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan dinas teknis,” ungkapnya.

Berkaitan dengan monitoring, pihaknya sudah sering melakukan kunjungan ke Distrik Salawati, Mayamuk, Kalmono, Malabotom, dan Klasafet, untuk melihat secara dekat progres pembangunan.

"Sebelumnya kita sudah sering turun untuk melihat secara dekat perkembangan pembangunan di wilayah transmigrasi," ucapnya.

Dia mengakui banyak keluhan dari masyarakat terutama terkait dengan kualitas akses jalan yang memang masih membutuhkan perhatian.

"Akses jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat di kawasan transmigrasi, ini butuh perhatian serius supaya program strategis itu bisa terwujud secara baik dan maksimal," katanya.

Pihaknya juga mengagendakan dalam waktu dekat turun lagi bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan distrik guna memantau perkembangan dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.