Menanti Data Ekonomi AS, 11 November 2025

Selasa, 11 Nov 2025, 08:25 WIB

JAKARTA – Rupiah diperkirakan bergerak datar, hari ini (11/11), seiring sikap investor yang cenderung menanti atau wait and see terhadap perkembangan politik dan eko­nomi di Amerika Serikat (AS). 

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Le­ong melihat investor terus memantau perkembangan shut­down pemerintah AS yang dikabarkan akan dibuka kem­bali. Selain itu, lanjutnya investor juga tengah menantikan data laporan penjualan eceran AS untuk September 2025 yang akan dirilis pada 14 November 2025. Karenanya, Luk­man memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS da­lam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (11/11), bergerak di kisaran 16.600 – 16.700 rupiah per dollar AS.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perda­gangan, Senin (10/11) sore, menguat sebesar 36 poin atau 0,22 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.654 per dollar AS.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menganggap penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi tingkat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang melonjak tajam pada Oktober 2025 menjadi 121,2, naik dari bulan sebelumnya yang berada di level 115. “Keyakinan masyara­kat Indonesia terhadap kondisi ekonomi nasional kembali melonjak tajam pada Oktober 2025,” ucapnya dalam kete­rangan tertulis di Jakarta, Senin.

Angka IKK ini mengindikasikan bahwa konsumen sa­ngat yakin dan percaya diri melihat prospek perekonomian nasional.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.