Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Wagub Pastikan Penanganan Warga Terdampak Berjalan
Selasa, 16 Jun 2026, 14:05 WIBPalu - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny A. Lamadjido memastikan penanganan warga terdampak pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Sulteng pada Selasa (16/6) pagi.
âAda lima pasien yang datang berobat dengan luka ringan akibat gempa karena terjatuh dari tangga. Alhamdulillah sudah baik dan saat ini sedang dirawat,â katanya saat mengunjungi RSUD Undata Palu pascagempa bumi di Palu, Selasa (16/6).
Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan langkah antisipasi guna meminimalisasi dampak bencana pascagempa yang terjadi di sejumlah wilayah.
Menurut dia, pemerintah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk opsi pendirian tenda darurat untuk pelayanan pasien rumah sakit jika diperlukan, mengingat gempa susulan masih terjadi. Namun, langkah tersebut masih menunggu hasil pemantauan kondisi di lapangan.
âYang terpenting, kita harus melakukan langkah-langkah antisipasi, pencegahan, dan kesiapsiagaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,â ujarnya.
Wagub menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan rumah sakit, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait lainnya untuk memantau situasi dan memastikan penanganan warga terdampak berjalan cepat dan optimal.
BPBD Sulawesi Tengah melaporkan sejumlah bangunan dan infrastruktur di beberapa daerah mengalami kerusakan akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong.
Berdasarkan laporan BPBD, di Kota Palu terjadi keretakan pada Jembatan III Palu serta beberapa bangunan dilaporkan roboh akibat guncangan gempa. Sementara di Kabupaten Sigi, sejumlah bangunan mengalami kerusakan, terjadi longsor di kawasan Gunung Kamarora, serta saluran air dilaporkan terputus.
Di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso, beberapa bangunan mengalami kerusakan. Selain itu, akses jalan di wilayah Napu, Kabupaten Poso, dilaporkan mengalami kerusakan dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
Sementara data jumlah korban jiwa maupun pengungsi masih dalam proses pendataan.
BPBD Sulawesi Tengah mencatat hingga pukul 13.38 WITA telah terjadi beberapa kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi, terdiri atas satu gempa bermagnitudo 5, 10 gempa bermagnitudo 4, 31 gempa bermagnitudo 3, dan empat gempa bermagnitudo 2.
Sebelumnya, BMKG melaporkan peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, pukul 10.27 WIB.
BMKG mengonfirmasi bahwa episentrum atau pusat gempa bumi tersebut terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.
Gempa bumi tersebut berkategori dangkal dengan kedalaman pusat gempa mencapai 10 kilometer, namun hasil pemodelan matematis menunjukkan aktivitas seismik ini tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.