Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ledakan di SMAN 72, Peringatan Akan Pentingnya Bentengi Dunia Pendidikan dari Pengaruh Intoleran, Kekerasan, dan Perundungan

📅 Senin, 10 Nov 2025, 07:52 WIB | Oleh:

Seorang remaja yang jiwanya masih penuh dengan ketidakstabilan dalam rangka pencairan jati diri, sangat memerlukan ruang ekspresi sosial yang nyaman dan aman. Ruang ekspresi yang tersumbat akan melahirkan banyak generasi muda yang rapuh, sebagaimana populer di media sosial dengan istilah generasi stroberi. Buah yang tampakan luarnya ranum dengan warna memikat, tapi dalamnya mudah busuk.

Sekolah dan orang tua memegang peranan penting untuk menghadirkan ruang ekspresi yang nyaman dan aman bagi remaja. Dengan demikian, siswa tidak mudah menjadi korban, apalagi menjadi pelaku perundungan terhadap teman-temannya di sekolah.

Guru di sekolah, bukan hanya mewaspadai siswa yang menjadi korban perundungan, melainkan juga memberi perhatian kepada mereka yang berpotensi menjadi pelaku. Mereka perlu didampingi dan diingatkan untuk bersikap baik kepada temannya, saling mendukung satu sama lain, sehingga sekolah bukan hanya menjadi tempat untuk proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan juga menjadi tempat bertumbuhnya jiwa dan mental secara positif.

Menciptakan sekolah yang ramah anak ini harus menjadi perhatian dan komitmen semua pihak di sekolah, dari kepala sekolah, guru, siswa, hingga satuan pengamanan (satpam), petugas kebersihan, dan penjaga kantin di sekolah. Semua orang yang saat proses belajar mengajar berlangsung berada di lingkungan sekolah, harus diberi pemahaman untuk menciptakan suasana nyaman bagi siswa.

Sekolah juga berperan untuk menularkan sikap ramah pada anak ini kepada para orang tua siswa. Karena itu, komunikasi intensif antara sekolah dengan orang tua merupakan bagian dari menghadirkan pendidikan yang memanusiakan anak.

Kolaborasi yang baik antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat akan menjadi fondasi kuat untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh dan siap mengisi Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.