Banjir Masih Jadi Masalah Terbesar Kota Semarang yang Tak Kunjung Terselesaikan
📅 Senin, 10 Nov 2025, 07:20 WIB | Oleh: SriyonoArtinya, dibutuhkan upaya mitigasi dan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir di Kota Semarang yang betul-betul diharapkan oleh masyarakat.
Gubernur Jateng yakin bahwa Tol Semarang-Demak yang berfungsi juga sebagai tanggul laut, serta Kolam Retensi Terboyo menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir di Kota Semarang dan Kabupaten Demak.
Kolam dengan luas sekitar 189 hektare itu mampu menampung hingga 6 juta meter kubik air dan dilengkapi dengan rumah pompa besar berkapasitas 5.000 liter per detik per unit.
Keduanya adalah proyek yang ditangani oleh pemerintah pusat, Kolam Retensi Terboyo diperkirakan rampung antara 2026-2027, sedangkan Tol Semarang-Demak Seksi 1 baru rampung 2027.
Sebaiknya Anda baca juga:
Masyarakat tentunya menanti apakah kedua proyek itu benar-benar efektif untuk mengatasi banjir di kawasan pesisir Semarang, tetapi langkah jangka pendek dan menengah tetap diperlukan.
Pemkot Semarang perlu menata ulang selokan, saluran air, dan drainase di kawasan permukiman yang selama ini semrawut, bahkan ada yang ditutup oleh warga secara permanen.
Para pengembang kerap juga tidak bersinergi dalam membangun perumahan sehingga acapkali drainase tidak terhubung antarperumahan yang membuat aliran air menjadi tidak lancar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, upaya kolaboratif perlu diapresiasi, seperti Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) yang telah menghibahkan sebagian tanahnya untuk dibuat pembangunan sodetan baru dari Jalan Kaligawe menuju kolam retensi di belakang kawasan kampus.
"Kami berterima kasih kepada Unissula dan YBWSA yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa dengan menghibahkan tanahnya untuk kepentingan publik. Ini bentuk nyata semangat gotong royong dalam penanggulangan banjir," kata Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
Ke depan, masyarakat Kota Semarang tentu sangat berharap stigma banjir yang selama ini kadung melekat bisa terurai, dengan upaya-upaya inovatif dan kolaboratif, baik dari pemerintah kota, provinsi, dan pusat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!