Jalan Rusak, Ekonomi Tercekik! Warga Kaltim Desak Pemerintah Segera Bangun Infrastruktur Layak
Rabu, 05 Nov 2025, 15:02 WIBJAKARTA - Kondisi infrastruktur jalan di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan. Di tengah geliat pembangunan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), masih banyak ruas jalan di wilayah ini yang memprihatinkan.
Jalan rusak, berlubang, bahkan rawan banjir dan longsor, menjadi keluhan utama warga di berbagai daerah. Akibatnya, mobilitas masyarakat terganggu dan pertumbuhan ekonomi daerah tersendat.
Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah Harum, mengaku menerima banyak curahan hati dari masyarakat Kaltim yang berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur jalan lintas wilayah. Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama menunggu janji perbaikan tanpa kepastian.
âKasihan warga, bertahun-tahun mereka harus melewati jalan rusak yang menghubungkan antarwilayah seperti Kutai BaratâMahakam Ulu dan Kutai TimurâBerau. Kondisinya buruk, penuh lubang, bahkan sering longsor,â ungkap Suraidah Harum dalam keterangan resmi kepada Parlementaria di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Ia menyoroti kondisi jalur lintas SotekâBongan yang menjadi urat nadi transportasi darat di Kaltim. Jalur strategis ini menghubungkan empat kabupaten, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Paser, dan Kutai Barat. Tak hanya penting untuk warga lokal, ruas ini juga berperan vital sebagai akses pendukung menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Namun, hingga kini, banyak titik di jalur tersebut masih belum tersentuh pembangunan. Akibatnya, masyarakat kesulitan mengakses fasilitas dasar seperti rumah sakit, sekolah, dan pasar.
âKalau jalan rusak begini, ekonomi warga jelas tersendat. Hasil bumi sulit dijual, ongkos transportasi naik, pelayanan publik juga terhambat,â tegasnya.
Meski begitu, Suraidah memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kaltim yang terus berupaya mendorong pembangunan infrastruktur secara merata. Ia berharap, proyek-proyek prioritas bisa segera digarap melalui sinergi APBN dan APBD, agar manfaatnya dirasakan hingga pelosok daerah.
âInsya Allah, dalam tiga hingga lima tahun ke depan, warga Kaltim akan menikmati jalan mulus antarwilayah. DPR RI siap mengawal agar pembangunan ini berjalan adil dan merata,â pungkas politisi Fraksi Partai Golkar itu optimistis.
Bagi warga Kaltim, jalan yang layak bukan sekadar urusan infrastruktur, tetapi urat nadi kehidupan dan kemajuan ekonomi daerah.
- kaltim
- IKN
- Komisi VI DPR RI
- Ibu Kota Nusantara
- kalimantan timur
- Sarifah Suraidah Harum
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Impor Tertekan, Diversifikasi Pemasok BBM Jadi Kebutuhan Mendesak
-
Berpotensi Melemah Lanjutan, 6 Mei 2026
-
Jumlah Warga Jakarta Bertambah Berdasarkan Hasil SUPAS 2025
-
Liga Inggris: Chelsea Kian Terpuruk, McFarlane Tegaskan Tim Asuhannya Harus Bangkit
-
Pemprov DKI Imbau Warga Tak Pakai Plastik untuk Bungkus Hewan Kurban
-
BPS: Industri Pengolahan Sokong 30 Persen Perekonomian Banten di Awal 2026
-
Akibat Mengoplos LPG nonsubsidi, Dua Orang DItangkap
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.