Yordania vs Aljazair: Dua Tim Memburu Kebangkitan di Piala Dunia 2026

Senin, 22 Jun 2026, 08:30 WIB

SAN FRANCISCO BAY AREA – Setelah sama-sama mengalami kekalahan pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2026, Yordania dan Aljazair akan saling berhadapan pada laga kedua Grup J, Selasa (23/6) siang WIB.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk meraih kemenangan perdana di turnamen. Aljazair datang dengan ambisi bangkit setelah dihentikan Argentina yang diperkuat Lionel Messi, sementara Yordania menunjukkan perlawanan luar biasa sebelum akhirnya menyerah dari Austria.

Ket. Foto: Ilustrasi pemain Aljazair. — Sumber: AFP

Sebagai debutan Piala Dunia, Yordania sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit saat menghadapi Austria. Meski kalah 1-3, Al Nashama tetap berada dalam pertandingan hingga menit ke-12 masa tambahan waktu babak kedua.

Walaupun hasil akhir tidak sesuai harapan, performa tersebut menjadi bukti bahwa Yordania mampu bersaing di level tertinggi. Mereka berhasil membuat tim asuhan Ralf Rangnick bekerja keras sepanjang laga.

Kini, tim asal Asia Barat itu masih bermarkas di Santa Clara dan akan menghadapi tantangan baru melawan Aljazair. Target mereka tetap sama: tampil kompetitif sekaligus mengejar kemenangan bersejarah pertama di Piala Dunia.

Namun, catatan performa terkini menjadi perhatian. Yordania belum pernah menang sejak pertengahan Desember. Dalam enam pertandingan terakhir tanpa kemenangan, mereka selalu kebobolan minimal dua gol dan kalah dalam empat laga.

Kondisi lini pertahanan tersebut bisa menjadi celah yang ingin dimanfaatkan Aljazair.

Aljazair datang dengan misi memperbaiki penampilan setelah kalah 0-3 dari Argentina pada pertandingan pertama.

Juara Afrika dua kali itu kembali tampil di Piala Dunia setelah absen sejak edisi 2014. Pada turnamen tersebut, langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah kalah melalui perpanjangan waktu dari Jerman yang akhirnya menjadi juara dunia.

Namun, menghadapi Argentina, Aljazair tidak mampu memberikan ancaman berarti kepada tim asuhan Lionel Scaloni.

Penampilan kiper Luca Zidane juga menjadi sorotan setelah melakukan beberapa kesalahan yang berujung pada dua gol Argentina.

Kini, pelatih Vladimir Petkovic berharap timnya bisa menunjukkan versi terbaik setelah kegagalan di laga pembuka. Aljazair ingin membuktikan bahwa mereka masih memiliki kualitas untuk bersaing.

Bagi The Fennecs, kemenangan atas Yordania akan membawa mereka semakin dekat ke babak gugur. Meski begitu, mereka tetap harus mendapatkan hasil positif pada pertandingan terakhir Grup J melawan Austria.

Berita Tim

Yordania kemungkinan harus melakukan perubahan di lini belakang. Abdallah Nasib masih akan menjalani pemeriksaan setelah ditarik keluar akibat dugaan cedera saat menghadapi Austria.

Namun, Ali Olwan diperkirakan tetap menjadi pilihan utama setelah mencetak gol pertama Yordania dalam sejarah Piala Dunia.

Gol tersebut juga menjadi gol ke-30 Olwan bersama tim nasional. Ia menjadi salah satu dari hanya dua pemain Yordania yang telah mencetak lebih dari 10 gol internasional bersama Musa Al Taamari yang sudah mengoleksi 24 gol.

Saat menghadapi Austria, Yordania banyak mengandalkan pemain bintang mereka. Hal serupa kemungkinan kembali dilakukan saat menghadapi Aljazair.

Dari kubu Aljazair, Petkovic mendapat sorotan karena tidak memainkan Mohamed Amoura sejak awal melawan Argentina. Padahal, sang penyerang mencetak 10 gol selama kualifikasi Piala Dunia, terbanyak dibanding pemain lain.

Riyad Mahrez memang tetap menjadi kapten, tetapi keputusan memainkan sang mantan pemain Manchester City sebagai starter masih menjadi tanda tanya karena performanya tidak lagi seperti masa puncaknya.

Anis Hadj Moussa berpeluang memberi tempat bagi Mahrez jika Petkovic memilih pengalaman.

Tidak ada laporan cedera baru dari kubu Aljazair. Jika terjadi perubahan, kemungkinan besar keputusan tersebut bersifat taktik.

Prediksi Susunan Pemain

Yordania (3-4-1-2):

Abu Laila; Al Rousan, Al Arab, Abualnadi; Haddad, Al Rashdan, Al Rawabdeh, Abu Taha; Fakhoury; Olwan, Tamari.

Aljazair (4-3-3):

Zidane; Belghali, Mandi, Bensebaini, Ait Nouri; Boudaoui, Zerrouki, Bentaleb; Mahrez, Amoura, Maza.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.