Inovasi Polres Tapin: Ubah Lahan Tidur Satu Hektare Jadi Ladang Jagung untuk Ekonomi Rakyat
📅 Rabu, 05 Nov 2025, 06:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Polres Tapin jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengolah lahan tidur seluas satu hektare untuk menanam jagung hibrida sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika di Tapin, Selasa, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kontribusi Polri dalam memperkuat produksi pangan dan mendorong pemanfaatan lahan yang belum produktif.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga bisa berkontribusi dalam ketahanan pangan,” ujar dia.
Menurut Weldi, jagung hibrida dipilih karena memiliki produktivitas tinggi dan nilai jual yang baik, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.
“Hasil panen juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung kesejahteraan anggota dan kegiatan sosial bhayangkari. Dengan hasil panen yang baik, kami berharap ada nilai tambah bagi anggota dan masyarakat,” tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pelaksanaannya, Polres Tapin menggandeng PT Bhumi Rantau Energi (BRE) yang turut menyediakan bibit unggul dan pupuk sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pertanian produktif tersebut.
Corporate Affair Manager PT BRE Joko Bagiono mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi tersebut karena sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian pangan di daerah.
Menurut dia, inisiatif ini sangat positif, sehingga pihaknya siap mendukung agar penanaman perdana ini menjadi awal pengembangan pertanian produktif di Tapin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegiatan tanam jagung dilakukan bersama jajaran Polres Tapin, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta kelompok tani setempat.
“Kami berharap langkah Polres Tapin ini dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk mengoptimalkan lahan kosong untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kemandirian ekonomi berbasis pertanian,” ujar Joko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!