Belanja Online Kian Ramai, Transaksi E-Retail Naik 6,19 Persen: Sinyal Kuat Ekonomi Berbasis Online Kian Dominan
📅 Rabu, 05 Nov 2025, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar
JAKARTA – Perdagangan secara online terus menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring peningkatan adopsi teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen.
Platform e-commerce semakin menjadi pilihan utama masyarakat karena kemudahan transaksi, variasi produk, dan sistem pembayaran yang kian efisien.
Bagi pelaku usaha, kanal digital membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus menekan biaya distribusi.
Namun, pertumbuhan ini juga menuntut peningkatan literasi digital, keamanan siber, dan infrastruktur logistik agar daya saing sektor perdagangan daring dapat terus berkelanjutan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa transaksi online dari e-retail dan marketplace pada triwulan III 2025 tumbuh sebesar 6,19 persen secara kuartalan (quarter to quarter/qtq), seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan online di berbagai wilayah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud mengungkapkan bahwa beberapa komoditas yang banyak dibeli masyarakat secara online antara lain kategori personal care, perlengkapan rumah tangga, transportasi, rekreasi dan olahraga, serta pakaian.
“Nilai transaksi berbagai kelompok komoditas ini mengalami peningkatan pada triwulan III 2025 dibandingkan dengan triwulan II 2025,” kata Edy menjawab pertanyaan media dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11).
Untuk diketahui, lapangan usaha informasi dan komunikasi (infokom) sendiri tumbuh sebesar 9,65 persen secara tahunan (yoy), menjadikannya keempat tertinggi di antara pertumbuhan lapangan usaha lainnya setelah jasa pendidikan, jasa perusahaan, dan jasa lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Edy mengatakan bahwa informasi dan komunikasi tumbuh sejalan dengan adanya peningkatan aktivitas telekomunikasi, peningkatan traffic data, dan peningkatan transaksi perdagangan melalui sistem secara elektronik.
Sebagai gambaran keseluruhan, konsumsi rumah tangga pada triwulan III 2025 tercatat tumbuh sebesar 4,89 persen (year on year/yoy). Pertumbuhan ditopang oleh konsumsi untuk transportasi dan komunikasi dengan pertumbuhan sebesar 6,41 persen.
Selain itu, pertumbuhan konsumsi rumah tangga juga didorong oleh konsumsi untuk restoran dan hotel yang tumbuh tinggi sebesar 6,32 persen.
Meski tetap tumbuh, apabila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, konsumsi rumah tangga melambat baik secara tahunan (yoy) maupun kumulatif (ctc).
Pada periode yang sama tahun 2024, konsumsi rumah tangga tumbuh masing-masing sebesar 4,97 persen (yoy) dan 4,96 persen (ctc). Sementara pada triwulan III 2025 tumbuh 4,89 persen (yoy) dan 4,94 persen (ctc).
Secara struktur, konsumsi rumah tangga masih memberikan kontribusi terbesar terhadap total produk domestik bruto (PDB), yakni sebesar 53,14 persen pada triwulan III 2025. Sementara jika dilihat dari sumber pertumbuhan, konsumsi rumah tangga juga tetap menjadi sumber pertumbuhan utama yakni sebesar 2,54 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!