Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Generasi Muda di Simpang Jalan Sejarah: Bima Arya Ajak Anak Muda Capai Indonesia Emas 2045

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 18:20 WIB | Oleh:
Generasi Muda di Simpang Jalan Sejarah: Bima Arya Ajak Anak Muda Capai Indonesia Emas 2045 Doc: Istimewa

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan bahwa Indonesia sedang berada di fase paling krusial dalam perjalanan sejarah menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyebut arah bangsa dalam dua dekade ke depan sangat ditentukan oleh langkah generasi muda hari ini untuk menjawab tantangan global.

Indonesia, kata Bima, kini berada pada persimpangan besar yang menentukan apakah bangsa ini mampu melompat menjadi negara maju atau justru terjebak sebagai negara berpendapatan menengah. Momentum bonus demografi menjadi faktor kunci yang harus dioptimalkan secara maksimal oleh para pemuda.

“Hari ini Indonesia di simpang jalan. We are at the crossroads,” ujar Bima dalam keynote speech pada acara Pijar Foundation bertema Muda30 Award di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Senin (3/11/2025) malam.

“Kita punya kesempatan untuk menjadi negara maju in 20 years' time. Dua puluh tahun lagi kita akan menjadi satu dari lima negara dengan ekonomi paling maju di dunia,” lanjutnya.

Bima menegaskan bahwa kemampuan pemuda dalam mengelola perubahan akan menjadi penentu keberhasilan Indonesia menghadapi ancaman jebakan kelas menengah. Ia menyebut, generasi muda adalah aktor utama yang menentukan arah sejarah bangsa.

Menurutnya, Indonesia pernah melalui momentum besar pada 1998 ketika anak muda mengambil sikap penting. Saat itu, pilihan besar harus diambil untuk memastikan Indonesia maju menuju negara demokratis dan sejahtera.

“Jadi simpang jalan pertama setelah reformasi telah kita lalui. Nah, hari ini adalah simpang jalan kedua,” jelasnya.

“Sekali lagi yang menentukan hari ini adalah sejauh mana kita memilih untuk menulis sejarah sendiri,” tegas Bima.

Ia juga menyoroti perubahan karakter aktivisme anak muda yang harus lebih adaptif. Aktivisme saat ini bukan hanya konfrontatif, tetapi menuntut semangat kolaborasi dan inovasi yang mampu menghasilkan solusi nyata bagi masalah bangsa.

20251104181654_1000229018.jpg

Bima mengutip pemikiran sosiolog Anthony Giddens tentang era generasi kosmopolitan. Generasi masa kini hidup dalam dunia tanpa batas dan dituntut untuk mampu berkontribusi secara global dengan kemampuan lintas budaya.

Namun, keterbukaan global tersebut harus selalu diseimbangkan dengan pemahaman kuat terhadap jati diri sebagai bangsa Indonesia. Nasionalisme tetap menjadi pijakan penting bagi setiap pemuda dalam menghadapi persaingan global.

“Atau istilah saya tadi, mentalnya mental aktivis, skill-nya global, dan hatinya nasionalis,” ungkapnya.

Mengutip buku The Great Wave karya Michiko Kakutani, Bima menggambarkan kondisi dunia saat ini penuh ketidakpastian. Perubahan besar bisa datang tiba-tiba dan menghadirkan kejutan yang tidak dapat diprediksi secara logis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.